oleh

PN Surabaya Putuskan Perusahaan Tambang Milik Wabup Wajo Pailit

Editor :Lukman , Penulis : Abd Muis-Wajo-

WAJO, RAKYATSULSEL.CO – Perusahaan tambang milik Wakil Bupati Wajo, Amran, CV Kalimas Jaya Utama dinyatakan Pailit oleh Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (5/6/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, CV Kalimas Jaya Utama dinyatakan pailit usai permintaan kasasi yang diajukan di Pengadilan Niaga Surabaya ditolak.

CV Kalimas Jaya Utama digugat pailit oleh dua perusahaan tambang yakni PT Intan Baruprana Finance Tbk dan PT Intraco Penta Prima Servis atas perkara utang piutang perusaan.

Diketahui, Perusahaan milik orang nomor dua di Kabupaten Wajo saat itu, berposisi sebagai penjamin (personal guarantee) atas utang yang ditagihkan oleh PT Intan Baruprana Finance Tbk dan PT Intraco Penta Prima Servis.

Perkara utang piutang tersebut bergulir di Pengadilan Niaga Surabaya sejak 7 Juni 2018 lalu, dengan nomor perkara 8/Pdt.Sus-Pailit/2018/PN Niaga SBY.

Dengan ditolaknya permohonan kasasi CV Kalimas Jaya Utama oleh Pengadilan Niaga Surabaya, Amran sebagai pemilik perusahaan harus membayar nilai tagihan dalam permohonan PT Intan Baruprana Finance Tbk sebesar Rp32 miliar terkait penyewaan alat berat

Sedangkan untuk PT Intraco Penta Prima Servis, CV Kalimas Jaya Utama harus mengembalikan uang senilai Rp237 juta atas piutang pembiayaan uang muka. Sanksi pidana pun menanti Wakil Bupati Wajo, Amran jika tuntutan pembayaran piutang tersebut tidak mampu dikembalikan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Wajo selaku pemilik perusahaa dari CV Kalimas Jaya Utama menjelaskan jika perusahaannya itu dipinjam oleh temannya.

“Bukan saya sebenarnya. Teman saya yang pakai perusahaan saya dan mereka bertanggung jawab,” dalihnya.

Amran juga enggan membeberkan identitas temannya yang dimaksud. (*)