oleh

Jadi “Penyakit”, DPRD Parepare Desak Perusahaan Bayar THR Karyawan

Editor :Niar-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, RAKSUL- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Kaharuddin Kadir yang juga Ketua Komisi I mendesak perusahaan-perusahaan untuk segera menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan.

Kaharuddin juga meminta peran aktif Dinas Tenaga Kerja untuj mengawasi dan menindak perusahaan yang “nakal”.

Seyogianta kata Kahar, sapaan politisi Partai Golkat ini, agar THR disalurkan maksimal 10 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun 2021.

Kaharuddin Kadir mengungkapkan, salah satu penyakit tahunan bagi Tenaga Kerja yang ada di beberapa perusahaan Parepare mengeluhkan masalah pemberian THR.

“Oleh karena itu untuk efektivitasnya pengawasan baik dari Pemda maupun dari DPRD, kalau DPRD biasanya ditangani oleh Komisi yang bersangkutan. Kita juga berharap kiranya ada posko pengaduan kaitannya dengan pemberian THR bagi tenaga kerja yang ada di Parepare. Itu penyakit tahunan yang biasanya banyak yang mengadu ke DPR. Kadang ada yang sudah sampai hari raya belum dikasi, dan ada memang beberapa catatan kaitannya dengan perusahaan yang nakal,”ungkap Kaharuddin Kadir.

Ia meminta upaya proaktif dari Pemerintah Daerah, khususnya instansi terkait untuk turun langsung memantau. Jika ada perusahaan yang bandel tidak memberikan hak THR bagi tenaga kerja. “Sanksinya perusahaan tersebut ditutup sesuai edaran Peraturan
Menteri Ketenagakerjaan bahwa THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama 7 hari sebelum hari keagamaan,” tegas dia.

Sementara, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Abdul Latif menyatakan, Pemerintah Kota saat ini telah membuka posko pengaduan THR di Kantor Disnaker Parepare, yang dibuka setiap hari kerja .

“Sudah ada SK Walikota untuk pengaduan THR bagi perusahaan-perusahaan, dan pengaduan bisa langsung ke kantor Disnaker. Surat telah selesai dan ditandatangani oleh pimpinan karena mekanisme dan administrasinya harus jalan,”ujar Abdul Latif.

Ia menambahkan, pihaknya bersama tim yang akan dibentuk, dalam waktu dekat akan bersurat dan menjadwalkan turun memantau langsung ke perusahaan-perusahaan besar di Kota Parepare.(yanti)