oleh

Dua Kasus Dugaan Korupsi Sementara Diusut Kejari Sinjai, Satu Diantaranya Anggarannya Rp 13,8 Miliar

Editor :Syamsuddin-Daerah, Sinjai-

SINJAI, RAKYATSULSEL.CO- Kejaksaan Negeri Sinjai saat ini tengah mendalami dua dugaan kasus korupsi.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Ajie Prasetya dalam jumpa persnya kepada awak media di Kantor Kejari Sinjai, Rabu, (05/5/2021).

Menurutnya, jumpa pers yang digelar oleh ini merupakan bentuk transparansi Kejaksaan Negeri Sinjai dalam penanganan kasus, khususnya kasus korupsi yang sudah bisa dipublikasikan.

Adapun dugaan kasus korupsi tersebut diantaranya Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dibangun di Kecamatan Sinjai Utara pada tahun 2018 melalui Anggaran APBN sebesar Rp 13,8 Miliar.

“Kasus ini sendiri sudah dinaikkan ketahap penyidikan. Hasil dari penyidikan ini baru bisa ditetapkan siapa tersangka dan berapa kerugian negaranya, “ujarnya.

Sedangkan dugaan kasus Korupsi yang kedua yakni Dana Hibah PDAM tahun Anggaran (TA) 2017, 2018 dan Tahun 2019.

“Kasus ini juga telah kita naikkan ketahap penyidikan setelah sebelumnya telah memeriksa semua pihak yang terkait. Kasus ini juga baru bisa diumumkan siapa tersangka setelah hasil penyidikan keluar,”jelasnya.

Untuk mengetahui kerugian negara dalam kasus tersebut, pihaknya akan melibatkan pihak yang berkompeten. “Kita akan libatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat untuk menghitung kerugian negarannya, “pungkasnya.

Jumpa pers oleh Kajari Sinjai didampingi oleh Kasi Pidsus, Joharca dan Kasi Intel, Helmy Hidayat. (Sam).