oleh

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dampingi KPU Kelola Arsip

Editor :Armansyah-Berita, KPU-Bawaslu, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Demi terwujudnya tata kelola kearsipan yang baik. Maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel melaksanakan kegiatan Mou atau kerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel.

Rapat Konsolidasi Kelompok Kerja (Pokja) Persiapan Pengelolaan dan Penerapan Kearsipan di lingkungan KPU Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sudah dilakukan.

Ketua KPU Provinsi Sulsel, Faisal Amir mengatakan, pengarsipan sangat penting saat tahapan pemilihan umum dan pemilihan dan berharap kepada tim dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel bisa menjadi helpdesk untuk KPU.

“Pengarsipan menjadi sangat penting terutama pada saat tahapan pemilihan umum dan pemilihan untuk menjadi agenda kegiatan,” ujarnya.

Dia berharap Tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel agar bersedia untuk memberikan ilmu dan masukan dalam penerapan kearsipan serta bisa menjadi helpdesk bagi KPU Sulsel.

“Dalam pengelolaan dan penerapan kearsipan di lingkungan KPU Sulsel agar fisik dan histori disetiap pemilihan umum dan pemilihan bisa terpelihara dan terdeteksi jejaknya,” ungkap Ketua KPU Sulsel yang pernah menjadi ketua KPU Takalar.

Setelah melakukan diskusi di Aula Kantor KPU Sulsel, Tim Kelompok Kerja Pengelola Kearsipan KPU Sulsel dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel melakukan pengecekan di setiap bagian untuk mengecek langsung tata kelola kearsipan di KPU SulSel.

“Kegiatan ini juga adalah sebagai bentuk upaya KPU Provinsi Sulawesi Selatan dalam memelihara dan mengelola arsip dengan baik,” pungkas Faisal.

Sedangkan, perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Irsal Natsir menjelaskan bahwa pengelolan kearsipan harus didukung dengan manajemen pengelolaaan arsip yang baik dan benar.

Disetiap pengelolaan kearsipan harus didukung manajemen pengelolaan arsip yang baik dan benar sehingga pada saat arsip dibutuhkan arsip dapat didapatkan dengan cepat dan tepat serta terpelihara dengan baik fisik arsipnya.

“Karena lembaga yang baik tidak akan sanggup menyajikan data, informasi dan arsip yang baik jika lembaga tersebut tidak memiliki manajemen kearsipan yang baik dan benar,” ungkap Irsal sapaannya. (*)