oleh

Dua DPC PPP Ingatkan Pemilik Suara, Jaga Komitmen Saat Mukernas

Editor : Armansyah-Berita, Partai, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Jelang Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel, dua Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak melupakan komitmen antara DPC dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

Baca Juga: Muswil PPP Sulsel, Duet Aras-Fauzan Lebih Baik

Komitmen yang disepakati DPC dan DPW PPP Sulsel saat di Hotel Claro Makassar tersebut berisi kesepakatan agar Ketua DPW PPP Sulsel, Muhammad Aras tidak menerima tawaran menjadi pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Jelang Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) lalu, ada kami berkomitmen, saat itu Pak Aras formatur DPP. Seluruh DPC menyatakan solid mendukung Ketum Suharso Monoarfa dan meminta Pak Aras untuk tidak masuk kepengurusan DPP dan tidak meninggalkan DPW. Saya kira Pak Aras tidak menjadi pengurus DPP karena menghargai komitmen itu. Ini teman-teman kok sekarang seperti melupakan komitmen itu,” sebut Ketua DPC PPP Kabupaten Sinjai, A Zainal Iskandar, Minggu (2/5).

Baca JugaJelang Muswil, Senior PPP Masih Inginkan Aras

Ia menjelaskan, dalam kesepakatan lisan tersebut, para Ketua DPC PPP se-Sulsel saat itu legowo mendukung Suharso Monoarfa asalkan Aras tidak memanfaatkan posisinya sebagai formatur untuk menjadi pengurus teras di DPP dan tetap memimpin DPW PPP Sulsel.

Zainal menyesalkan sikap beberapa DPC yang seolah menginginkan Aras tidak lagi melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua mendatang. Sementara, Aras tidak menerima tawaran menjadi pengurus DPP karena atas permintaan DPC.

“Saya orang yang menghargai komitmen itu, sehingga tetap menginginkan Pak Aras memimpin PPP. Semua kader yang disebutkan itu adalah kader terbaik PPP. Namun, menurut saya, Pak Aras masih perlu melanjutkan kepemimpinannya di PPP, karena selain berpengalaman, kinerjanya selama ini sukses membesarkan PPP di Sulsel,” tegasnya.

Sedangkan, Ketua DPC PPP Wajo, Risman Lukman juga menyesalkan sikap rekan-rekannya yang seolah melupakan komitmen di Hotel Claro tersebut.

“Hampir semua DPC menyampaikan itu. Tapi entah kenapa, tiba-tiba bias kesepakatan itu,” keluh Risman.

Ia menegaskan, pihaknya akan taat pada instruksi dan arahan serta PO yang dikeluarkan oleh DPP PPP mengenai Muswil. Dia juga akan menerima dengan ikhlas apapun hasil Muswil yang digelar pada 22 sampai 23 Mei mendatang.

Baca Juga: Musda PPP Sulsel, Amir Uskara Tak Kawal Pemilihan.

“Kita mengharapkan PPP senantiasa berada pada satu kesatuan utuh 24 DPC Sulsel tanpa ada penciptaan kondisi antara satu kubu dengan kubu lainnya. Kita mengharapkan rangkaian muswil tetap berada pada kondisi aman, nyaman dan kondusif,” jelasnya. (*)