oleh

Dewan Dukung Pemkot Evaluasi Tenaga Kontrak

Editor :Armansyah , Penulis : sasa-Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – DPRD Kota Makassar mendukung langkah Pemkot Makassar melakukan evaluasi terhadap kinerja tenaga kontrak. Evaluasi tersebut menyusul banyaknya temuan tenaga kontrak fiktif di lingkup Pemkot Makassar.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bahkan menyebut ada sekitar 3.000 tenaga kontrak yang menerima gaji tapi tidak terdata di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar.

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Azwar mengatakan langkah pemerintah kota untuk mengevaluasi kinerja tenaga kontrak sudah tepat. Apalagi jumlahnya terus membludak. Potensi adanya tenaga kontrak fiktif patut diantisipasi.

“Untuk mengantisipasi adanya tenaga kontrak fiktif itu langkah yang bagus. Soal tenaga kontrak fiktif itu kita selalu ingatkan kaya data, karena jumlah tenaga kontrak ini memang cukup besar,” kata Azwar, Sabtu (1/5).

Baca Juga: Diduga Banyak Fiktif, Danny Bakal Tata Ulang Tenaga Kontrak Pemkot Makassar

Baca Juga: Tenaga Kontrak Pemkot Makassar Jadi Tim Laskar Pelangi

Menurut Azwar, evaluasi tenaga kontrak tersebut setidaknya bisa mengefisienkan anggaran. Sebab, tiap tahun Pemkot Makassar menghabiskan anggaran kurang lebih Rp300 miliar hanya untuk menggaji ribuan tenaga kontrak.

“Sebagai pemimpin, beliau sudah tepat untuk mengecek kinerja orang-orang yang ada di instansinya. Ini untuk melihat efektivitas kinerja mereka,” ungkap dia.

Kendati begitu, dia mengingatkan agar Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto tidak semena-semena mengganti orang. Apalagi, tenaga kontrak menaruh harapan tumpuan pendapatan dari gaji yang diberikan pemerintah. Dia tidak ingin ada pihak yang dirugikan atas kebijakan tersebut.

“Saya perlu ingatkan kalau ini kaitannya dengan mengganti atau memberhentikan orang, karena ini berurusan dengan pendapatan dan kehidupan saya minta pak wali selektif. Jangan sampai ada kekeliruan,” tegas dia.

News Feed