oleh

Plt Gubernur Pikir-pikir Bubarkan TGUPP

Editor :Armansyah-Berita, Megapolitan, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Wacana pembubaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Pemprov Sulsel kembali mencuat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menilai TGUPP tidak berkontribusi dalam pembangunan di Sulsel.

Hanya saja, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku belum bisa mengambil keputusan, masa kerjanya yang baru sebulan lebih tidak bisa ia jadikan dasar untuk mengevaluasi TGUPP. Masih perlu melihat kinerja para profesor tersebut selama beberapa bulan.

“Menilai dalam satu bulan itu tidak bisa, kita bekerja dulu lah, dan nilai (evaluasi) beberapa bulan kedepan,” sebut Andi Sudirman Sulaiman di Kantor Gubernur, Kamis (29/4).

Andi Sudirman bahkan mengaku belum mendapat rekomendasi dari DPRD, karena itu ia belum bisa melakukan tindakan apapun. Hanya saja sejauh ini pihaknya akan memakai tenaga TGUPP untuk membantunya dalam memulihkan keadaan di lingkup Pemprov Sulsel.

“Banyak hal yang bisa kita kerjakan, TGUPP juga bisa kita pakai tenaganya untuk membantu kami, tentu kami masih bekerjasama dengan baik dan kita akan minta pertimbangan DPR, masih banyak hal spesifik kita diskusikan bersama,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD Sulsel Rahman Pina meminta agar TGUPP dibubarkan saja. Pertimbangannya atas rekomendasi Korsupgah KPK dan BPK RI.
Namun hal itu dibantah oleh Ketua Satgas Korsupgah KPK wilayah IV, Niken Aryati. Kata Niken, KPK tidak pernah merekomendasikan hal tersebut.

“Kami tidak pernah mengeluarkan statement soal rekomendasi (pembubaran) TGUPP. Saya juga sudah konfirmasi ke tim, tidak ada statement apapun terkait TGUPP dari kami,” kata Niken saat dikonfirmasi.

Ia mengaku Korsupgah tak pernah mengurusi soal keberadaan TGUPP di Pemprov Sulsel. Itu murni kebijakan kepala daerah. Aturan juga memperbolehkan. Jika dianggap tidak efektif, maka Pemprov sendiri yang akan membubarkan. Bukan intervensi oleh Korsupgah.

Seperti diketahui, TGUPP dibentuk oleh Gubernur Sulsel non aktif, Nurdin Abdullah dan wakilnya Andi Sudirman Sulaiman tahun 2019 lalu. Dulunya bernama Tim Percepatan Pembangunan Daerah atau TP2D.

Selain akademisi, komposisi TGUPP juga berisikan sejumlah anggota partai politik. Sebut saja mantan ketua DPRD Sulsel Muh Roem, Mantan Bupati Lutra Lutfy A Mutty dan mantan anggota DPRD Sulsel, Ariady Arsal. Tugas mereka tidak berbeda jauh oleh kepala dinas. Mereka melakukan pengkajian terhadap program-program prioritas Pemprov. (*)