oleh

Ikuti Evaluasi TPI Kemenkumham, Rutan Pinrang Optimis Raih WBBM

PINRANG, RAKYATSULSEL.CO – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Pinrang, Wahyu Trah Utomo bersama Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Rutan Pinrang mengikuti Desk Evaluasi dari Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan, Rabu (28/4) kemarin.

Deks evaluasi ini dipimpin langsung oleh Inspektur Wilayah (Irwil) VI, Marasidin Siregar bersama lima orang anggota TPI Itjen Kemenkumham yang turut mendampingi.

Marasidin Siregar menyampaikan evaluasi ini merupakan tahap penentu Rutan Pinrang layak diusulkan atau tidak di tingkat Tim Penilai Nasional (TPN).

“Kita akan mulai dengan penampilan Yel-Yel Satuan Kerja (Satker), Pemutaran Video Profil, Paparan Kasatker dan Sesi Diskusi,” ujar Marasidin Siregar.

Menutup sesi diskusi, TPI menyampaikan beberapa saran dan masukan yang harus dilengkapi dan diperbaiki terkait dokumen LKE  pada setiap Kelompok Kerja (Pokja) sebelum dilimpahkan ke TPN.

“Perhatikan yang menjadi masukan, WBBM memang berat dibanding WBK, itulah sebabnya kami hadir memberikan pendampingan dan penguatan. Kami akan lakukan kunjungan lapangan di Rutan Pinrang, harap siapkan semua inovasi yang sudah dipaparkan.” Tutup Marasidin.

Terpisah, Karutan Pinrang, Wahyu mengambil slogan Rutan Pinrang Bersahabat yang memiliki kepanjangan Bersih, Santun, Humanis dan Hebat. Kata dia, slogan ini memiliki makna agar Rutan Pinrang selalu melayani layaknya sahabat, teman dekat, setulus hati tanpa pamrih.

Selesai itu, dilanjutkan dengan pemutaran video yang menampilkan profil singkat Rutan Pinrang dalam membangun Zona Integritas menuju WBBM yang disertai dengan testimoni dari pengguna layanan dan seluruh stakeholder termasuk Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sul-Sel, Subhan Djoer selaku Lembaga pengawas kebijakan dan pelayanan publik.

Wahyu menyampaikan paparannya yang menitik beratkan pada inovasi-inovasi yang digagas di tahun 2021. Dalam paparannya, Wahyu membagi tiga inovasi di Rutan Pinrang, inovasi saat WBK tahun 2019, inovasi menuju WBBM tahun 2020 dan Inovasi menuju WBBM tahun 2021.

Berjumlah 28 jenis inovasi yang dijelaskan oleh Karutan, baik dalam bentuk program maupun berbasis teknologi informasi. Ada beberapa inovasi yang menjadi perhatian TPI seperti inovasi I Care You merupakan layanan konseling, Siapta diperuntukkan untuk administrasi layanan Tahanan yang overstaying.

Kemudian, Pes On sebagai aplikasi penomoran surat secara online, dan Sisehat sebagai database riwayat penyakit Warga Binaan berbasis barcode. Selain itu, Karutan juga memebeberkan giat-giat yang dilakukan dalam pencegahan dan penanganan covid-19 di Rutan Pinrang.

Lebih lanjut, dalam sesi diskusi, Gugun, salah satu Anggota TPI menyampaikan apresiasi atas inovasi yang disajikan oleh Karutan Pinrang dalam paparannya.

“Luar biasa atas inovasi yang digagas oleh Rutan Pinrang, yang terpenting saat menuju WBBM adalah kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat, pastikan inovasi yang digagas itu benar-benar berjalan secara kontinyu dan dirasakan manfaatnya oleh Warga Binaan dan masyarakat umum,” terangnya. (*)