oleh

Hari Ke-19 Pesantren Ramadan Virtual UMI, Bahas Urgensi Ipteks

Editor :Armansyah-Berita, Kampus-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Urgensi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni menjadi topik Pesantren Ramadan Virtual UMI di hari ke-19 dengan Narasumber Wakil Rektor 1 UMI, Dr.Ir.H.Hanafi Ashad, M.T.

Selain itu, hadir Kabid Konselig UPT PKD UMI Syahrul, Staf YW UMI Abd. Azis dan sejumlah dosen dan mahasiswa UMI, dipandu Host M.Ishaq Shamad dan Nurjannah Abna.

Dr.Hanafi Ashad menjelaskan pentingnya ilmu pengetahuan, teknologi dan seni tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Setiap Langkah manusia tidak bisa terlepaskan dari Ipteks.

“Ini merupakan berkat dari Tuhan, dan setiap manusia dapat mengembangkan Ipteks sesuai dengan kemampuannya masing-masing,” ujar Hanafi, Jumat (30/4).

Namun, kata Hanafi, semuanya akan dipertanggung jawabkan dihadapkan oleh Allah Swt. Jika Ipteks digunakan untuk kemasalahatan manusia, maka akan meninggalkan kedamaian dan kemajuan manusia. “Namun jika IPTEKS digunakan untuk kejahatan, maka akan menimbulkan kerusakan di muka bumi,” pungkasnya.

Sementara, Dr.Abd. Hamid Sulaiman menambahkan pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad Saw. Bahkan Nabi Muhammad SAW mewajibkan bagi umat Islam, laki-laki dan perempuan untuk menuntut ilmu.

“Selain itu, umat yang memiliki ilmu dan iman akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt,” jelas Abd Hamid. (*)