oleh

Hardiknas, UMI Akan Bedah Buku Bertema Pesantren Padanglampe dan Bangsa

Editor :Armansyah-Berita, Kampus-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan menggelar Talk Show dan Bedah Buku bertema ‘Perjalanan Panjang dari Padanglampe Merekonstruksi karakter Bangsa’.

Kegiatan yang digelar secara virtual pada 3 Mei 2021 mendatang. Acara tersebut bertepatan dalam rangka semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardinas). Talkshow akan dipusatkan di Menara UMI Lantai 10 Menara UMI, Jalan urip Sumoharjo, Makassar.

Ketua Tim Penyusun Buku, Prof Muhammad Hatta Fattah, kegiatan diskusi nantinya akan terbagi antara narasumber dan pembahas yang masing-masing akan memaparkan perspektif mereka terkait buku yang dibedah.

“Narasumber dan pembedah adalah berlatar belakang berbeda mula dari penjabat insitusi pendidikan, pemerintahan, tokoh agama, hingga seniman serta pimpinan media,” ujar Prof Hatta, Jumat (30/4).

Prof. Hatta yang juga Wakil Rektor V Ini menambahkan Pesantren Darul Mukhlisin UMI Padanglampe ini lahir dan berdiri atas ide dan gagasan cemerlang masing-masing dari Prof. Dr. Abdurahman A. Basalamah.

Dimana, saat itu ia menjabat sebagai Ketua Yayasan Badan Wakaf UMI lalu H. Mokhtar Noer Jaya sebagai Wakil Ketua Pengurus YBW UMI, KH. Abd. Rahim Amien sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kepesantrenan YBW-UMI, Prof. Dr. H. Mansyur Ramly sebagai Rektor UMI dan KH. M. Zain Irwanto, MA sebagai Direktur Pesantren,” Pertama hingga saat ini dikutip dari buku yang dibedah,

Masih dalam buku, tertulis, dari tangan mereka inilah berkembang hingga hari ini. Tentu kehadiran Pesantren ini tidak terlepas dari cita-cita luhur para pendiri UMI untuk membina dan mempertinggi derajat masyarakat lewat pendidikan dan pembinaan keagamaan.

“Para pembina dan pengurus yayasan UMI sadar melihat fenomena yang berkembang saat ini, yang mana sistem pendidikan yang ada sekarang ini yang lebih menekankan pola treatment atau pembinaan para pencerdasan otak, dalam arti pembinaan knowledge dan skill semata, sementara pembinaan akhlaq dan qalbunya cenderung terabaikan bahkan terlupakan,” tulisnya.

Terpisah, Direktur Umum Pesantren, Dr. KH. M. Zain Irwanto, mengatakan, nama Pesantren Mahasiswa Darul Mukhlisin ini adalah sebagai penjabaran dari firman Allah dalam QS al-Bayyinah/98: 5 yang memerintahkan kepada manusia untuk melaksanakan amal ibadah dengan hati yang ikhlas semata-mata karena Allah.

“Yang kemudian dijabarkan dalam hadis Nabi saw. yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari yang menganjutkan berlaku ihsan dalam melaksanakan ibadah,” bebernya. (*)