oleh

Bupati Pinrang Hadiri Musda Golkar, Taufan Pawe: Sesungguhnya Pak Bupati Kader Golkar

Editor :Niar , Penulis : Amran-Berita, Daerah, Pinrang, Politik-

PINRANG, RAKSUL – Ketua DPD I Golkar Sulsel, HM Taufan Pawe membuka Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Kabupaten Pinrang di Kantor Golkar, Jalan Bau Massepe, Kabupaten Pinrang, Minggu, (25/4/2021).

Musda itu juga dihadiri Bupati Pinrang Irwan Hamid, Ketua Harian Partai Golkar Pinrang Andi Rifai Munta, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu yang juga Plt Ketua DPD II Partai Golkar H. La Kama Wiyaka dan sejumlah pengurus lainnya.

Mengangkat tema “Dengan Paradigma Baru Partai Golkar Kita Menangkan Pemilu 2024”, Musda X Partai Golkar tersebut bertujuan memilih Ketua DPD II Partai Golkar dan digelar dengan tetap disiplin Protokol Kesehatan.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, HM Taufan Pawe dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh fraksi Partai Golkar Pinrang untuk bersatu membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Pinrang. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pinrang yang sempat hadir dalam Musda tersebut.

“Sesungguhnya Pak Bupati ini Kader Partai Golkar yang dipinjamkan ke partai lain,” ucap Taufan Pawe yang disambut tepuk tangan riuh dari peserta Musda.

“Saya inginkan kader Partai Golkar di Kabupaten Pinrang untuk menjadi mitra pemerintah daerah karena dari masa ke masa, Partai Golkar tidak pernah lepas dari itu,” ungkapnya.

Walikota Parepare dua periode ini menegaskan bahwa Musda diselenggarakan dengan tujuan untuk menciptakan organisasi Partai Golkar lebih solid, lebih hebat dan lebih tangguh.

“Saya inginkan hadir Partai Golkar baru. Apanya yang baru, yaitu paradigmanya, komitmennya,” paparnya.

“Jadi siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang agar senantiasa membawa Partai Golkar lebih maju dan tetap bersinergi dengan pemerintah daerah,” tandasnya.

Diketahui dalam Musda X Partai Golkar Kabupaten Pinrang tersebut terdapat 4 kandidat untuk dipilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Pinrang, yakni Usman Bengawan, Hasran Mattanete, Hj. Rusna, dan Usman Marham. (*)