oleh

Musda Golkar Jeneponto, Plt Ingin Tak Ada Skenario Diskresi

Editor :Armansyah , Penulis : Fahrullah-Berita, Partai-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pempinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Jeneponto, Ikram Iskandar saat ini masih menunggu jadwal Musyawarah Daerah (Musda) dari DPD I Golkar Sulsel. Apalagi, pihaknya sudah siap untuk melakukan pemilihan ketua.

“Dalam waktu dekat ini, kita masih menunggu jadwal dari DPD I, mungkin nantinya akan dirangkaikan dengan safari ramadhan pak Ketua (Taufan Pawe),” beber Ikram Iskandar saat dikonfirmasi, Jumat (23/4).

Ia menjelaskan, ada dua kandidat yang akan merebutkan kursi pimpinan Golkar Jeneponto, selain petahana Iksan Iskandar ada juga Suharto akan siap melawan Bupati dua periode itu.

Namun, pada saat fit and proper test beberapa pelan lalu, hanya Iksan Iskandar yang ikut. Tetapi Ikram menginginkan agar Steering Committee (SC) tetap meloloskan keduanya.

“SC yang menentukan bagaimana prosedurnya, tapi kita harapkan semoga keduanya lolos,” ucapnya.

Disinggung soal Iksan Iskandar tidak memenuhi syarat karena diketahui pada Pemilihan Legislatif (Pileg) orang terdekatnya yakni sang istri Hamsiah dan putrinya Isman Triyadi Iksan Iskandar masuk sebagai Calon Legislatif (Caleg) NasDem 2019 lalu.

“Kalau itu kita serahkan ke DPD I, apakah nanti ada diskresi,” ucapnya.

Dirinya menyebutkan, Hamsiah yang maju Caleg DPR RI dan Isman DPRD Provinsi dimana keduanya tidak lolos sebagai wakil rakyat. “Kan tidak lolos, apalagi sekarang dia (Hasmiah) sudah masuk pengurus DPD I Golkar sebagai wakil sekretaris, masa mau dipermasalahkan,” papar Ikram.

Diketahui sebelumnya, Musda DPD II di Sulsel telah selesai di lima daerah, tiga diantaranya, mendapatkan diskresi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, yaitu di Golkar Maros diraih oleh Suharti Bohari, Golkar Toraja Utara (Torut) Yohannes Bassang, dan Golkar Makassar Munafri Arifuddin.

Sebelumnya, DPD I Golkar Sulsel melakukan fit and proper test atau uji Kepatutan untuk Calon Ketua DPD II Jeneponto dan Gowa, di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa, Makassar, Kamis, (18/3) lalu.

Juru Bicara Golkar Sulsel, dr Salwa Muchtar mengatakan, fit and proper test merupakan terobosan yang dihadirkan Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe pada setiap DPD II yang bakal menggelar musda.

“Walaupun terobosan ini tidak ada dalam aturan. Namun inilah kelebihan Partai Golkar Sulsel pada paradigma baru yang dinginkan ketua (TP) untuk menjadikan Golkar sebagai partai cerdas,” katanya.

Menurutnya, Golkar Sulsel ini mengapresiasi Iksan Iskandar sebagai peserta pertama yang melewati uji kelayakan dengan lancar. Meski Bupati Jeneponto itu harus dicerca dengan berbagai pertanyaan selama dua jam lamanya.

Karena diketahui istri Iksan Iskandar, Hamsyiah Iksan merupakan kader NasDem yang pernah maju pada Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI Dapil Sulsel I.

Begitu pula Anak Iksan Iskandar, Isman Triyadi Iksan maju di Dapil 4 DPRD Sulsel yang meliputi, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar dan juga mengendarai Partai NasDem. Namun keduanya tak lolos sebagai wakil rakyat.

“Jawabannya sangat memuaskan. Pertanyaan yg diajukan seperti bagaimana kegolkarannya, komitmen dan konsisten, loyalitas/ PDLT,” tuturnya.

Namun DPD I Golkar Sulsel mengharapkan para ketua DPD II kabupaten/kota kedepan bisa langsung menunjukkan kerja kerasnya. Mengingat, Ketua Umum DPP Airlangga Hartarto menargetkan kemenangan pada setiap event politik.

“2024 sudah di depan mata. Saatnya kita tunjukkan jiwa militansi kita. Target kita, Pilpres, Pilkada dan Pileg harus kita menangkan,” pungkasnya. (*)