oleh

Jelang Muswil, Senior PPP Masih Inginkan Aras

Editor :Armansyah , Penulis : Fahrullah-Berita, Partai, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL,CO – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah dipastikan akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 22-23 Mei mendatang.

Walau sejauh ini, nama Imam Fauzan disebut-sebut akan memimpin partai berlambang Kabah lima tahun kedepan, karena mengklaim mendapat dukungan 19 Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Namun, para sesepuh PPP menginginkan partai kabah ini kembali dipimpin Anggota DPR RI, Muhammad Aras.

“Kami komponen senior di PPP, sampai hari ini masih memandang bahwa Ketua PPP Sulsel masih perlu diteruskan oleh Haji Aras,” sebut Abu Bakar Wasauha yang juga Ketua Steering Committee Muswil PPP Sulsel, Jumat (23/4).

Mantan anggota DPRD Sulsel tiga periode 1999-2014 ini menjelaskan, keputusan forum senior PPP Sulsel itu didasarkan pada beberapa pertimbangan.

Pertama, prestasi Muh Aras mengangkat perolehan kursi PPP se-Sulsel pada Pileg 2019 lalu. PPP memperoleh tambahan kursi signifikan di beberapa kabupaten/kota dan membentuk satu fraksi utuh. PPP bahkan memperoleh posisi Wakil Ketua DPRD hingga Ketua DPRD Kabupaten/Kota.

“Kedua, Haji Aras ini memiliki wibawa, aura kepemimpinan, dia pemikir, dan berpengalaman. Inilah sosok yang kita harapkan sehingga perlu kembali dia pimpin PPP di Sulsel, ketimbang yang lain. Yang lain itu masih perlu belajar. Masih perlu pengalaman satu periode lagi,” tegasnya.

Ketua Majelis Pakar PPP Sulsel, Abdul Wahid Ismail juga masih mendorong M Aras untu karena telah mengalami pengalaman dan membesarkan PPP di Sulsel.

“Karena fatal jika kita memilih pemimpin bukan berdasarkan pengalamannya dan kapasitasnya, tapi berdasarkan dananya. Figur yang harus memimpin PPP ini adalah orang yang dekat dengan umat. Dan melanjutkan kepemimpinan Haji Aras adalah pilihan yang paling tepat,” jelasnya.

Diketahui, Muswil PPP Sulsel yang dilaksanakan 22-23 Mei mendatang tidak lagi memilih Ketua secara langsung seperti periode sebelumnya. Berdasarkan Petunjuk Organisasi PPP yang terbaru, Muswil hanya memilih 7 orang formatur dengan rincian satu orang perwakilan DPP, satu DPW dan 5 formatur dari DPC.

Ketujuh formatur inilah yang akan bermusyawarah mufakat menunjuk siapa kader yang paling tepat memimpin partai penyintas era orde baru ini. (*)

Komentar