oleh

Mensos Jenguk dan Beri Bantuan Rp67,5 Juta Korban Bom Katedral

Editor :Armansyah-Berita, Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan. Salah satu lokasi kunjungannya yakni di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Disana, Risma mengecek kondisi korban luka boMensosm Gereja Katedral Makassar yang terjadi beberapa waktu lalu. Sampai hari ini, masih ada tiga korban luka yang menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

“Saat ini, ada tiga korban luka bom Makassar masih menjalani perawatan, ” ujar Menteri Sosial Tri Tismaharini saat menyambangi RS Bhayangkara Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (20/4).

Dalam kunjungan tersebut, mantan Wali Kota Surabaya itu menyerahkan bantuan bagi delapan korban luka berat dengan bantuan masing-masing Rp5 juta dan 11 korban luka ringan masing-masing Rp2,5 juta. Sehingga total bantuan yang diberikan senilai Rp67.500.000.

Salah satu korban yang ingin ditemui Risma ialah Cosmas Balalembang, seorang juru parkir yang telah menghalau pelaku bom bunuh diri saat hendak masuk ke gereja.

Atas aksi heroiknya, Cosmas telah menyelamatkan ratusan anggota jemaat yang masih berada di dalam gedung dan sejumlah jemaah lainnya di sekitar luar Gereja. Hanya saja, cosmas tidak lagi menjalani perawatan di rumah sakit karena telah pulih.

“Kemudian, setelah ini mungkin saya akan berkunjung ke rumah ternyata pak Cosmas sudah pulang jadi kita mungkin ke rumahnya. Setelah itu nanti sore kita akan buka bersama sambil kita memberikan santunan untuk korban dan para guru yang ada penembakan di Papua,” sebutnya.

Risma berpesan, agar pihak rumah sakit mendampingi korban untuk memberikan hipnoterapi atau trauma healing untuk mencegah terjadinya gangguan mental.

“Mungkin ada beberapa yang akan pulang minggu ini menurut dokter dan kondisinya sudah relatif sehat,” sebutnya.

Risma mengingakan agar masyarakat tetap merajut kebhinekaan dengan solidaritas dan kesetiakawanan sosial. Menurutnya, perbedaan adalah kekayaan dan potensi, sebab Indonesia sudah diciptakan Tuhan beragam dan keragaman dan perbedaan merupakan kekuatan. Mari kita rajut kebhinekaan dengan solidaritas dan kesetiakawanan sosial.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Bayangkara, Kombes Pol dr Muhammad Mas’udi mengatakan, dari 19 korban luka bom bunuh diri, baik luka berat maupun ringan rata-rata sudah menunjukan kondisi membaik, 16 diantarnya sudah dipulangkan.

Tersisa tiga orang korban yang masih menjalani perawatan. Kata Mas’udi paling lambat pekan depan akan dipulangkan.

“Ada tiga perempuan yang masih dirawat, semoga secepatnya bisa pulang. Kalau pak cosmas memang kondisinya sudah sehat, Minggu kemarin dipulangkan,” tuturnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan mengatakan, polisi saat ini terus mendalami jaringan pelaku bom Gereja Katedral beberapa waktu lalu.

Total yang telah diamankan oleh tim densus 88 kata Ia telah berjumlah 33 orang. “Tangkapan terakhir yang ke-33 itu kemarin ditangkap di Maros. Inisialnya N, yang bersangkutan pegawai BUMN kelahiran 1963,” katanya.

Meski demikian Zulpan belum merinci siapa sebetulnya pelaku tersebut dan apa peran dalam kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. (*)