oleh

Anton Paul Goni Serap Aspirasi Warga Soal Pelayanan Publik di Mamajang

Editor :Armansyah-Reses-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Anton PG melaksanakan tatap muka dengan konstituen dapil V di Kelurahan Baji Mappasunggu Kecamatan Mamajang, Rabu (21/4).

Agendanya, Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2020-2021. Pada kegiatan ini, legislator Fraksi PDIP menerima aspirasi persoalan pelayanan publik. Dimana, permintaan masyarakat mengenai fogging tak diindahkan Puskesmas.

Usulan warga tersebut, kata Anton—sapaan akrabnya, lantaran ada empat kasus demam berdarah di wilayah Jalan Baji Atika. Sehingga, penyemprotan khusus demam berdarah perlu dilakukan pemerintah.

“Kalau ada pelayanan publik tak berjalan. Laporkan, kita akan panggil untuk lebih baik lagi,” tukas Anton.

Kemudian, sambung Anton, keluhan terkait pelayanan kependudukan. Kata dia, pengurusan Administrasi Kependudukan atau Adminduk saat ini gratis. Ada mekanisme yang harus dilewati masyarakat secara online.

“Saya reses di Mattoanging. Ada masalah KTP, disuruh bayar dan itu saya sampaikan gratis. Yang bermain itu oknum,” ungkapnya.

Kata Anton, pengurusan KTP saat ini sudah bisa dilakukan di Kecamatan. Warga yang belum sempat melakukan perekaman bisa mendaftar di Kelurahan kemudian dibuatkan surat pengantar ke Kecamatan.

“Dukcapil mitra kita. Kalau ada yang bermasalah boleh disampaikan dan kita akan bantu,” bebernya.

Kemudian, kata Anton, dirinya menerima keluhan soal infrastruktur. Seperti penanganan saluran drainase yang perlu diperhatikan. Pasalnya, wilayah di Baji Atika acap kali banjir setiap musim penghujan datang.

“Tadi itu, warga minta drainase dikeruk. Kemudian, Warga di Maccini Sombala minta akses jalan di paving blok. Jadi, hampir setiap reses yakni fisik, kesehatan, sosial dan pendidikan,” paparnya.