oleh

Pemda Wajo Gelar Pasar Murah di 14 Kecamatan

Editor :admin 1-Wajo-

WAJO, RAKYATSULSEL.CO – Harga kebutuhan pokok pada Ramadan dan jelang Idulfitri memang senantiasa melonjak. Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, Pemerintah Kabupaten Wajo menggandeng Bulog untuk menggelar operasi pasar selama Ramadan 1442 H.

Menurut Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Wajo, Andi Muzdalifah, upaya tersebut adalah bentuk pengendalian harga kebutuhan pokok selama bulan puasa hingga jelang Idulfitri.

“Pemkab Wajo melakukan Operasi Pasar Murah untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok dan ketersediaan bahan pokok di pasar,” katanya, Selasa (20/4/2021).

Operasi pasar murah yang dilakukan Pemkab Wajo bersama Bulog itu, dilakukan di 14 kecamatan yang ada di Bumi Lamaddukelleng. “Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, operasi pasar murah ini juga menjadi upaya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pokok,” sambungnya.

Muzdalifah menyebutkan, kegiatan operasi pasar murah itu dilakukan mulai 15 April 2021 hingga 6 Mei 2021 mendatang. Titik-titik pasar murah sendiri dilakukan di pasar-pasar tradisional yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Wajo. Juga, digelar di halaman kantor pemerintah kecamatan setempat.

Bupati Wajo, Amran Mahmud merespon positif langkah tersebut.

“Operasi pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Wajo dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan puasa dan menjelang lebaran Idulfitri mendatang,” katanya.

Terlebih lagi, kecenderungan harga bahan pokok pada Ramadan hingga Idulfitri senantiasa melonjak mengikuti tingginya kebutuhan serta permintaan konsumen.

Operasi pasar murah juga dimaksudkan untuk menghindari monopoli harga yang dilakukan tengkulak di pasar-pasar tradisional.

Kebutuhan-kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, bumbu dapur, serta lainnya bisa diperoleh di pasar murah dengan harga yang terjangkau.