oleh

Ngabuburit Seru di Bazar Ramadan Gedung Mulo

Editor :Armansyah , Penulis : Ami-Berita, Ekonomi & Bisnis-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Ngabuburit, aktivitas yang identik di bulan ramadan. Kegiatan menunggu buka puasa ini biasanya dilakukan dengan kegiatan sosial, ibadah (mengaji), berkumpul, hingga berburu takjil.

Salah satu tempat berburu takjil ala anak muda atau milenial ialah bazar Ramadan di pelataran atau halaman gedung Mulo Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar.

Bazar ramadan yang berpusat di jantung kota Makassar ini rutin dilakukan setiap tahun, kecuali tahun 2020 lalu saat pembatasan segala aktivitas dilakukan karena pandemi Covid-19.

Meski masih dalam suasana pandemi, penerapan protokol kesehatan tentu tetap menjadi prioritas. Ada banyak santapan buka puasa yang dihadirkan oleh masing-masing UMKM, mulai dari minuman coffe, non coffe, jus, makanan berat hingga jajanan tradisional. Pengunjung boleh menyesuaikan dengan selera.

Salah satu pengunjung, Eko Prasetya mengatakan, tempat tersebut menjadi salah satu langganannya. Dengan konsep outdoor membuatnya sangat nyaman untuk bersantai sambil menunggu waktu buka puasa.

Ada beberapa pilihan spot untuk menikmati iftar, selain disediakan tempat duduk, pengunjung juga bisa duduk lesehan di taman sambil memandang langit malam.

“Konsepnya outdoor, jadi anak muda lebih tertarik kesini. Tempatnya juga berada di jantung kota jadi sangat mudah diakses,” ucap Eko Prasetya.

Pelaku UMKM juga merasa terbantu dengan hadirnya event ini, salah satu pemilik stand, Muthrafin Jaya mengakuinya. Nasib UMKM saat pandemi sangat kritis, kebijakan pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Malam (PPKM) mikro yang diambil pemerintah berdampak besar bagi mereka.

Adanya ruang untuk membuka lapak di bulan ramadan sedikit banyaknya bisa mendorong perekonomian usaha menengah. Sejak membuka stand beberapa hari lalu, Ashar mengaku ada tren atau kenaikan penjualan dibanding sebelumnya.

“Kondisi kami waktu pandemi jelas sangat terpuruk. Bazar ramadan ini sangat membantu, alhamdulilah penjualan meningkat sedikit dari sebelumnya,” tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan libur nasional pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H selama 2 hari, yakni tanggal 13-14 Mei serta cuti bersama 3 hari yakni tanggal 12,17-19 Mei 2021.

Namun, pemerintah telah merevisi kembali mengenai cuti bersama libur Idul Fitri yang memangkasnya menjadi satu hari yakni tanggal 12 Mei 2021. Sedangkan Idul Fitri 2021 jatuh pada 13 dan 14 Mei 2021.

Keputusan Presiden mengenai cuti bersama libur lebaran 2021 bagi Pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara) sudah diterbitkan oleh Presiden Jokowi.

Pada Keppres (Keputusan Presiden) tersebut telah ditetapkan cuti bersama lebaran 2021 untuk ASN hanya dua hari, yaitu satu hari saat libur Idul Fitri tanggal 12 Mei 2021 dan satu hari saat libur Natal 24 Desember 2021.

Hal tersebut tercantum juga dalam Diktum kesatu Keppres Nomor 7 Tahun 2021 yang bunyinya sebagai berikut. (*)