oleh

BPOM Mamuju Temukan Zat Pewarna Kain di Jajanan Buka Puasa

Editor :Armansyah , Penulis : Sudirman-Berita, Daerah, SulBar-

MAMUJU, RAKYATSULSEL.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju lakukan sidak menu jajanan buka puasa di dua tempat yakni di Pasar Sentral dan sepanjang Pantai Manakarra, Senin (19/4).

Sidak itu dilakukan bersama dengan pemerintah Kabupaten Mamuju. Tujuannya, memastikan bahwa jajanan buka puasa aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Hasilnya, sebanyak 30 sampel yang telah diambil dari penjual jajanan buka puasa di dua tempat ditemukan satu sample positif yang mengandung bahan berbahaya. yakni, zat pewarna kain.

“Tim kami tadi sudah melakukan pengambilan sampel menu jajanan dan minuman buka puasa. Lalu, kita temukan ada 1 sampel positif mengandung bahan berbahaya yang tercampur dalam jajanan minuman buka puasa, yakni pewarna kain pada sampel sagu mutiara merah,” ungkap Kepala BPOM Mamuju, Lintang Purba Jaya.

Lintang–sapaan akrabnya, mengatakan hasil temuan ini akan ditindaklanjuti. Rencananya, pihaknya akan menegur pemilik makanan tersebut agar tidak lagi menggunakan pewarna pada jajanan buka puasa.

“Jika kami sudah menegur dan masih dilakukan, kami akan meminta ke pihak Dinas Perdagangan untuk mencabut izin dagangnya,” tegasnya.