oleh

ARA Terima Curhat RT/RW di Masale

Editor :MD-Megapolitan, Reses-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun anggaran 2020-2021 di Jalan Ance Dg Ngoyo Lorong 5 Kelurahan Masale, Kecamatan Panakukang, Selasa (20/4).

Pada kesempatan ini, ARA—akronim namanya, menerima curhatan warga mengenai wacana pergantian RT/RW. Menurut Wakil Ketua DPRD Makassar ini, RT/RW dipilih oleh rakyat sehingga rakyat pula yang berhak memberhentikan.

Itu, berdasarkan Perda Perda No 41 Tahun 2001. Kemudian, diperkuat dengan Perwali nomor 1 tahun 2017. Sehingga, jika Wali Kota berhentikan RT/RW makan hal itu melanggar regulasi.

“Tadi kita terima keluhan Warga soal Pemberhentian RT/RW. Semua itu akan kita perjuangkan aspirasi,” tegas ARA.

Sambung ARA, regulasi tersebut sangat jelas dimana RT/RW diganti jika habis masa tugasnya, meninggal dunia, mengundurkan diri dan melakukan pelanggaran moral. Hal itu sesuai dengan Perda 41 Tahun 2001.

Jika kebijakan reseting pemerintahan dilakukan dengan cepat. Menurut ARA, peran RT/RW dinilai penting sebagai pengawal dalam menyukseskan program Makassar Recover.

“Kami meminta sama pak Wali Kota (Moh Ramdhan Pomanto) untuk bersabar hingga 2022,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Ketua Demokrat Makassar itu, mengimbau warga untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain, reses ini sebagai upaya pererat hubungan emosional dengan konstituen.

“Saya bisa menjadi dewan kemudian menjalankan amanah undang-undang, untuk itu lewat reses ini saya berharap bisa lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.

Komentar