oleh

Reses, Warga Kampung Merdeka Keluhkan Soal Sekolah Tatap Muka ke Fasruddin Rusli

Editor :Armansyah-Berita, Reses-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli mendapat keluhan dari warga Kampung Merdeka persoalan Sekolah Tatap Muka. Sebab, aktivitas belajar dirumah ini sudah dilakukan satu tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Fasruddin Rusli saat menggelar reses kedua masa sidang kedua tahun anggaran 2020-2021 di Kampung Merdeka RT 1 RW 3 Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Makassar, Senin (19/4).

“Warga disini banyak mengeluhkan soal pembelajaran online. Mereka meminta agar sekolah tatap muka bisa dibuka kembali oleh pemerintah,” jelas Fasruddin Rusli.

Menurut Acil—sapaan akrabnya, keluhan masyarakat lebih kepada beban selama mendampingi anak belajar dirumah. Terlebih, kualitas pembelajaran di rumah sangat minim.

“Untungnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan memberikan bantuan kouta bagi peserta didik sehingga orang tua siswa tidak terbebani soal kouta,” ungkapnya.

Bahkan, kata Legislator Fraksi PPP ini, dirinya kerap mendapat informasi melalui whatsapp mengenai hasil belajar siswa yang tak berkualitas. Sehingga, belajar daring dinilai kurang baik.

“Kurangnya perhatian dari guru, terus orang tua mengajar dianggap main-main sama anak. Hasilnya, banyak yang patotoai,” bebernya.

Acil berharap, pandemi covid di Kota Makassar segera melandai bahkan menghilang. Sehingga, semua aktivitas kembali normal termasuk proses pembelajaran kembali di sekolah.

“Kita minta ke Pemkot Makassar kalau pandemi sudah benar-benar terkendali, agar tatap muka di sekolah bisa dibuka kembali,” ungkapnya.

Terkait infrastruktur, kata Acil, pihaknya meminta Pemkot Makassar agar turun langsung melihat kondisi, khususnya saluran drainase. Misalnya, saluran drainase di kawasan Jalan Badak, Jalan Kijang sekitarnya untuk menjadi perhatian.

“Jadi, apa-apa yang menjadi usulan kami bisa ditindak lanjuti,” jelasnya.