oleh

API Daulat Danny Jadi Pembicara, Bentuk Forum Bahas Makassar Recover

Editor :Armansyah-Berita, Info Kesehatan, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Makassar Recover merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Dimana, dalam hal ini sebagai pencetus yakni Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto.

Sejak dilaunchingnya pada tanggal 5 Maret 2021. Makassar Recover mendapat banyak dukungan di semua kalangan baik masyarakat dan Birokrat. Kali ini dukungan juga datang dari semua Professor se-Kota Makassar.

Hal itu dibuktikan dengan terbentuknya suatu forum yang bernama “BRO-PRO Makassar”.
Nama Forum ini disepakati melalui pertemuan yang digagas oleh Asosiasi Professor Indonesia (API) secara virtual, Minggu (18/4/21). Api Daulat Danny sebagai pembicara.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, forum ini dibentuk dengan tujuan yakni sebagai evaluator atau accessor untuk program Makassar Recover.

“Alhamdulillah, kali ini dukungan percepatan sosialisasi Makassar Recover datang dari API. Ini sungguh luar biasa,” ujar Danny, Senin (19/4).

Hasil dari zoom ini, sambung Danny, pihaknya akan bentuk forum yang bertujuan untuk mempercepat implementasi Makassar Recover agar kesadaran masyarakat cepat meningkat terkhusus di bulan Ramadan sehingga tidak ada lagi Claster baru covid.

“Melalui kegiatan ini perekonomian bisa segera pulih lagi,” ungkapnya.

Danny mengungkapkan dukungan ini membuatnya semakin percaya diri untuk menerapkan secara merata program Makassar Recover secara terstruktur.

“Tahap demi tahap kita laksanakan. Vaksin masih sementara berjalan. Ini demi menjaga warga Kota Makassar dari ancaman dan dampak yang ditimbulkan oleh virus Covid – 19 ini,” jelasnya.

Virtual zoom ini dihadiri Ketua Makassar Recover, dr. Andi Khadijah Iriani, ketua API Prof. DR. Anwar Arifin, Sekertaris API Prof Alimin dan 74 orang cerdik cendekia dari berbagai Universitas di Indonesia.

Harapan besar Danny dengan adanya dukungan tersebut agar Pemerintah, Birokrat dan Professor semuanya bisa saling bersinergi untuk kepentingan masyarakat terlebih di masa pandemi ini. (*)