oleh

Indah Putri Indriani Bersama Iriana Joko Widodo Jadi Pembicara di KSF Universitas Terbuka

Editor :Armansyah-Berita, Daerah, Luwu Utara-

MASAMBA, RAKYATSULSEL.CO – Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, bakal menjadi pembicara di The18th Knowledge Sharing Forum (KSF) Universitas Terebuka 2021 yang rencananya digelar, Kamis (22/4) mendatang secara virtual.

Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang sistem, teknologi, dan pengelolaan Program Pendidikan Jarak Jauh bagi para dosen, mahasiswa, dan masyarakat, Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan kegiatan Knowledge Sharing Forum (KSF) UT tahun 2021 secara virtual dengan berbagai topik tentang Open, Online and Distance Learning.

Selain Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani sebagai pembicara, juga ada Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Bupati Nunukan Asmin Laura HAfid dan Bupati Brebes Idza Priyanti.

Yuli Tirtariadi, panitia penyelenggara kegiatan itu menyampaikan alasan memilih Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani karena melihat kiprah bupati perempuan pertama di Sulsel itu untuk mengangkat Luwu Utara setara dengan daerah lainya.

” Luwu Utara inikan jauh dari pusat pemerintahan di Sulsel. Kita ingin mengetahui kisah sukses atau kisah inspirasi beliau (Indah Putri Indriani.red) bagaimana memberdayakan perempuan, agar bisa mengangkat derajat keluarga dan potensi ekonomi sosial yang dimiliki perempuan,” kata Yuli Tirtariadi.

Selain itu, menurutnya Indah Putri Indriani juga dinilai memiliki karakter dan punya keunikan tersendiri dibanding dengan kepala daerah lainnya.

“Apalagi ibu Indah ini juga konsen terhadap kehidupan masyarakat di darah daerah terpencil. Kita menilai dia punya karakter yang khas, punya keunikan dibanding kepala daerah yang lainnya,” ungkapnya.

“Acara ini untuk memotivasi masyarakat khususnya kaum perempuan untuk meningkatkan pemberdayaan potensi diri untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi. Nah kita ingin kisah perjuangan Ibu Indah ini juga kita harap bisa memotivasi perempuan di Indonesia,” pungkasnya.

Kata Yuli Tirtariadi, berbagai kemajuan pembangunan Indonesia saat ini tidak bisa dipungkiri merupakan hasil perjuangan berbagai elemen bangsa termasuk kaum perempuan, sejak dari perjuangan merebut kemerdekaan hingga era mengisi kemerdekaan saat ini.

Salah satu kontribusi kemajuan itu adalah perjuangan RA Kartini untuk mendudukkan posisi perempuan agar setara dengan kaum laki-laki dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hasil perjuangan Kartini terlihat nyata saat ini. Kaum.

Perempuan memiliki posisi dan kontribusi yang sama dengan kaum pria dalam berkarya mengisi pembangunan, tentunya tanpa mengesampingkan kodrat sebagai wanita,” jelasnya. (*)