oleh

Soal Anggaran Covid, Ini Penjelasan BPKAD Makassar

Editor :Armansyah-Berita, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Makassar, tahun 2021 ini dianggarkan sebesar Rp370 Miliar. Sejumlah pihak menyoroti dana yang dinilai terlalu besar tersebut.

Menanggapi hal ini, Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Helmy Budiman mengatakan, akumulasi angka tersebut baru sebuah asumsi awal. Dimana terhitung berdasarkan waktu pelaksanaan sampai dengan bulan Desember 2021.

Baca Juga: ARA Soroti Refocusing Anggaran Covid-19 Pemkot Makassar

“Angka tersebut sudah masuk honor relawan sebanyak 15.603 orang selama 9 bulan, termasuk juga biaya pembangunan pos komando, makan dan minum dan juga biaya lain termasuk pembelian obat untuk seluruh masyarakat yang akan ditangani oleh Pemkot,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (16/4).

Ia melanjutkan, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk pembelian peralatan medis yang belum direncanakan pada APDB 2021.

“Termasuk GeNose dan antigen PCR untuk seluruh masyarakat dan anak sekolah sebagai persiapan tatap muka,” ujarnya.

Terkait biaya honor relawan yang rencananya akan digaji Rp350ribu perbulannya selama 9 bulan, menurutnya bukanlah suatu pemborosan. Justru merupakan bagian dari pemulihan ekonomi daerah.

“Ini bukan sesuatu yang di anggap pemborosan. Justru apa yang Pemkot Makassar lakukan ini merupakan bagian dari pemulihan ekonomi daerah,” terangnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, amanat refocusing dan realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 termuat pada Permendagri No 39 tahun 2020, SE 2 Kemenkeu, PMK 17 2021.

“Semuanya bersesuaian dan sejalan dengan program Makassar Recover, yang di dalamnya ada tiga bagian. Mulai dari imunitas kesehatan, adaptasi sosial dan pemulihan ekonomi,” ucapnya.

Ia menambahkan, laporan penggunaan anggaran tahap I akan diserahkan secara tertulis ke pihak DPRD. (*)