oleh

DPRD Mamasa Berguru ke DPRD Tator Terkait Dua Ranperda

Editor :Armansyah-Berita, Daerah, Toraja-

TANA TORAJA, RAKYATSULSEL.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa Propinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan study banding ke DPRD kabupaten Tana Toraja (Tator) propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (16/4).

Kunjungan ini, DPRD Mamasa berguru mengenai pembuatan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) bupati tahun 2020 dan Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak.

Anggota DPRD MamasaYohanis mengatakan, pihaknya ingin melakukan perbandingan laporan LKPj Bupati Tator sebelum ditetapkan sebagai perda. Sebab, DPRD Tator dianggap berhasil dalam dua perda tersebut.

Selain itu, study banding ke Tator karena memiliki karakteristik dan budaya yang sama. Bahkan, dua daerah ini bertetangga dan cukup memiliki hubungan yang baik dalam hal pemerintahan maupun masyarakatnya.

“Study banding ini diharapkan kerja sama pemerintah Tana Toraja dengan Mamasa semakin baik ke depan, karena study banding hari ini juga merupakan kunjungan kerja DPRD Mamasa ke DPRD Tator,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Tator, Welem Sambolangi’ memberikan apresiasi ke Pansus DPRD Mamasa. Kata dia, kerja sama antara kedua daerah ini bisa terus terjalin dengan baik, baik itu pemkab maupun DPRD semakin baik ke depan.

“Kunjungan kerja kali ini ada dua pansus yang datang melakukan kunker seklaigus study banding yakni pansus LKPj, dan pansus Perlindungan Perempuan dan Anak,” ungkapnya.