oleh

Bandara Sulhas Kini Terapkan GeNose C19, Segini Harganya

Editor :Armansyah-Berita, Ekonomi & Bisnis-

MAROS, RAKYATSULSEL.CO – Pemeriksaan GeNose C19 yang merupakan salah satu alat deteksi covid-19 yang digunakan sebagai syarat untuk melakukan perjalanan di Indonesia, kini hadir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Namun demikian, ketersediaan layanan untuk alat tersebut terbatas. Ini diungkapkan General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Wahyudi, Jumat (16/4).

Wahyudi mengungkapkan, saat ini Bandara Internasional Sultan Hasanuddin hanya memiliki 10 alat yang disiapkan dimana alat ini dapat melakukan sebanyak 10 hingga 12 pemeriksaan kantung udara yang berisi hembusan napas.

Sedangkan, pergerakan penumpang yang berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tercatat rata rata 7.000 penumpang perhari sedang kantong yang disediakan sekitar 20 persen dari penumpang yang berangkat.

“Dengan jumlah alat yang tersedia, maka diperkirakan dapat melayani sekitar 1.700 pemeriksaan, penumpang juga dihimbau untuk datang 4 jam sebelum jadwal keberangkatan,” ungkap Wahyudi.

Lanjut Wahyudi, saat ini alat tersebut berada di area kedatangan dan akan segera dioperasikan untuk melayani penumpang setiap hari mulai pukul 06.00 – 11.00 WITA dengan tarif yang ditentukan oleh pemerintah yakni sebesar Rp40.000.

Untuk tahap awal kata Wahyudi, pihaknya telah melakukan simulasi penggunaan GeNose C19.
“Simulasi telah dilakukan kemarin, dan kini layanan pemeriksaan GeNose sudah siap digunakan. Pemeriksaan GeNose C19 di bandara hanya untuk penumpang yang memiliki tiket pesawat,” ujar Wahyudi.

Dirinya juga mengimbau, agar sebaiknya penumpang tidak mengandalkan layanan pemeriksaan GeNose C19 saja karena keterbatasan jumlah kantong udara.

“Penumpang masih dapat melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen atau PCR Test. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan antrian pada saat melakukan pemeriksaan GeNose C19,” imbuhnya.

Lebih jauh, untuk mempermudah pendaftaran, penumpang dapat mendaftar pada link www.rapid.supports.com atau unduh aplikasi farmalab pada google playstore untuk android.

Adapun bagi calon penumpang yang hendak menggunakan pelayanan GeNose C-19, prosedur dan alur penggunaan GeNose C-19 di bandara yaitu: Calon penumpang menuju tempat pendaftaran untuk mengambil nomor antrean.

Untuk sementara, pendaftaran dapat dilakukan secara manual maupun melalui aplikasi.
Setelah calon penumpang melakukan pembayaran di tempat pembayaran yang terpisah dari tempat pendaftaran, calon penumpang mengambil sampel napas di bilik yang telah disediakan dekat tempat pembayaran sesuai dengan nomor urut.

Adapun sampel napas yang diambil adalah pembuangan napas pada hembusan ketiga, yakni dengan cara penumpang menghirup napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut.

Setelah dua kali menghirup napas dari hidung dan membuangnya melalui mulut, maka pada pengambilan napas ketiga, langsung hembuskan ke dalam kantong hingga kantor terisi penuh napas kita. Kemudian kunci kantong agar udara napas di dalam tidak keluar.

Selanjutnya, calon penumpang menyerahkan kantong udara kepada petugas operator GeNose untuk dilakukan pemeriksaan kantong udara dengan alat GeNose C-19.
Selama menunggu hasil, calon penumpang menunggu di ruang tunggu pengambilan sampe GeNose C-19.

Calon penumpang kemudian dapat mengambil hasil tes, setelah petugas memanggil nomor urut dan identitas calon penumpang.
Jika hasil tes GeNose positif, maka petugas akan memberikan konsultansi, informasi, dan edukasi tekait hasil pemeriksaan dan menyarankan penumpang untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari serta memberikan surat rujukan atau surat keterangan hasil pemeriksaan untuk dilaporkan calon penumpang ke Puskesmas sesuai domisili.

Kemudian petugas keamanan akan mengarahkan calon penumpang untuk meninggalkan bandara dengan tetap melakukan protokol kesehatan 3M dengan benar.
Jika hasil tes negatif, calon penumpang dapat melanjutkan proses keberangkatan selanjutnya dengan menunjukkan hasil GeNose C-19 negatif kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk divalidasi.

Calon penumpang juga menunjukkan hasil GeNose C-19 yang sudah divalidasi ke petugas maskapai saat proses check in dan boarding.
Adapun syarat dan prosedur bagi calon penumpang sebelum melakukan pemeriksaan yaitu, calon penumpang telah memiliki tiket penerbangan, harus dalam kondisi sehat, di larang merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum pemeriksaan sampel napas.

Kemudian, mendaftar dan membayar sesuai nomor urut di tempat yang telah disediakan, dan disarankan untuk melakukan pemeriksaan GeNose C-19 H-1 sebelum keberangkatan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan atau kepadatan antrean, atau selambat-lambatnya 3 jam sebelum keberangkatan.

Komentar