oleh

DPC Usulkan DPP Penentu Ketua DPD Demokrat

Editor :Armansyah-Berita, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sampai saat ini belum mengeluarkan jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) partai Demokrat Sulsel. Ada dua nama yang menguat untuk bertarung, yakni mantan Walikota Makassar dua periode Andi Ilham Arif Sirajuddin dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Ni’matullah.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati mengakui, menurut jadwal yang direncakanakn, seharusnya Musda di 34 Provinsi seharusnya sebagian sudah selesai. Namun karena adanya permasalahan Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang beberapa waktu lalu sehingga pelaksanaannya ditunda.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya saat ini mengggodok kembali jadwal pelaksaan Musda, bahkan dalam Peraturan Organisasi (PO) telah diwacakan pemilihan tersebut akan dipilih langsung oleh DPP.

“Rencana di PO (Ketua DPD dipilih langusng DPP) tersebut sudah ada, tapi belum keluar. Tapi kita juga mengedepankan aspirasi pemilik suara (DPC),” beber Andi Nurpati saat dikonfirmasi, Rabu (14/4).

Ia menjelaskan, jika Musda tersebut di dalam satu poin menyebutkan memilih dan menetapkan sebanyak-banyak calon Ketua DPD kepada DPP untuk dipilih dan ditetapkan. Maksimal 3 orang.

“Jadi ada namanya tim 3 yang terdiri dari Ketua umum, Sekjen dan ketua BPO (Badan Pembinaan Organisasi) OKK DPP,” sebutnya.

Hal ini dilakukan agar tidak terjadi dugaan politik uang terjadi di internal Demokrat, sehingga kata Andi Nurpati bisa saja orang yang memiliki uang banyak bisa terpilih dan begitu pula pertimbangan lain.

“Ini juga memfilter adanya sponsor politik dari luar dan internal dengan faktor yang signifikan, dan mengabaikan kader setia dan loyal,” bebernya.

Untuk kepastian jadwal, lanjut Andi Nurpati, menunggu laporan dari DPD Demokrat Sulsel, kapan dia bersedia pelaksanaan Musda. Apalagi, sudah dia sampaikan kepada DPD karena Musda ini harus tuntas tahun ini.

“Kita usahakan Musda tahun ini selesai, kalau bisa secara paralel pelaksanaan Muscab (Kabupaten/kota) dan kita mengejar sebelum pendaftaran Parpol tahun depan,” jelasnya.