oleh

Breaking News: Polisi Tembak Mati Terduga Teroris di Makassar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Polisi menembak mati terduga teroris berinisial MT di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Kamis (15/4). Itu dilakukan lantaran saat ingin diamankan pelaku melakukan perlawanan sehingga polisi mengambil tindakan tegas terhadap terduga teroris.

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) E Zulpan. Kata dia, saat itu tim Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Sulsel hendak melakukan pengembangan terkait aksi bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) lalu.

“Iya, benar sekali, hari ini, tim Densus 88 dibantu Polda Sulsel hendak melakukan pengembangan aksi bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar lalu, namun terduga teroris yang hendak ditangkap, MT, melakukan perlawanan dan cukup membahayakan keselamatan petugas, maka dilakukan tindak tegas terukur,” jelas E.Zulpan.

E.Zulpan menjelaskan, pihaknya telah memberikan peringatan ke terduga teroris. Hanya saja, hal itu tak diindahkan bahkan melakukan perlawanan. Sehingga, dilumpuhkan dan dinyatakan meninggal dunia. Kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar.

“Terduga teroris saat melakukan perlawanan menggunakan dua parang panjang. Di kedua tangannya ada parang panjang yang digunakan hendak melakukan perlawanan dan menyerang petugas,” ungkapnya.

Selain melumpuhkan terduga teroris, kata Zulpan, Kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya lima parang panjang dan lainnya.

“Sejumlah barang bukti telah diamankan. Saat ini, tengah dilakukan sterilisasi di TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ujarnya. (*)

Komentar