oleh

Bupati Sinjai Serahkan Ranperda Perubahan RPJMD Tahun 2018-2023 ke DPRD

Editor :Syamsuddin-Daerah, Sinjai-

SINJAI, RAKYATSULSEL.CO- Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023 pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sabtu, (10/4/2021).

Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sinjai, Lukman H Arsal didampingi Wakil Ketua I DPRD, Sabir dan Wakil Ketua II DPRD, Mappahakkang.

Turut hadir, Wakil Bupati Sinjai. Hj Andi Kartini Ottong, Forkopimda serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat serta pemangku kepentingan lainnya secara virtual.

Dalam pidato pengantarnya, Lukman menyampaikan bahwa penyerahan Ranperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2019 tentang RPJMD Tahun 2018-2023, ini sebelumnya didahului dengan pengajuan perubahan RPJMD oleh pemerintah daerah kepada DPRD, yang ditindaklanjuti dengan pembahasan rancangan awal serta pengharmonisasi oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah bersama lembaga terkait.

Dari tahapan tersebut diperoleh informasi terkait berbagai hal yang mendasari sehingga perlunya dilakukan perubahan RPJMD, diantaranya lahirnya beberapa regulasi baru terkait sistem perencanaan serta adanya pandemi Covid -19 yang mengakibatkan perubahan kondisi sosial ekonomi hingga pada sektor-sektor lain.

“Dengan pengajuan ranperda ini tentu saja diharapkan subtansi arah kebijakan pembangunan daerah yang telah direncanakan diawal dapat terpenuhi meskipun program tertentu perangkat daerah mengalami perubahan”, tandasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sinjai ASA menjelaskan, revisi terhadap dokumen RPJMD dilakukan karena terjadi perubahan kebijakan nasional karena diakibatkan pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap seluruh aspek kehidupan secara global, nasional maupun lokal.

Sejumlah kebijakan pemerintah pusat yang harus ditanggung oleh pemerintah daerah, yakni realokasi atau refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 secara signifikan berpengaruh terhadap program kegiatan dan postur APBD Kabupaten Sinjai.

Hal ini tentu berpengaruh terhadap pencapaian sejumlah target pembangunan yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Saya berharap kepada kita semua untuk secara cermat meninjau dan menghitung kembali kemampuan kita dalam mencapai visi misi yang telah dicanangkan. Target capaian RPJMD dan program yang telah ditetapkan harus dihitung kembali secara rasional kemungkinan pencapaiannya di akhir periode tahun 2023,” harap ASA.

ASA pun berharap agar proses revisi RPJMD dapat terlaksana sesuai jadwal yang telah direncanakan agar dokumen perubahan RPJMD dapat digunakan menjadi pedoman penyusunan dan penetapan RKPD Tahun 2022.

“Dukungan dan kerjasama yang baik dari Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Sinjai senantiasa kami harapkan demi pencapaian target waktu yang telah digariskan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,”ujarnya.

Dari hasil pandangan 9 fraksi yang ada di DRPD Sinjai, semuanya menyatakan setuju atas perubahan RPJMD Tahun 2018-2023 untuk dilakukan pembahasan selanjutnya. (Sumber: Kominfo)