oleh

Bank DBS Indonesia dan Manulife Hadirkan Tiga Alternatif Investasi Baru

Editor :Armansyah , Penulis : Irawati-Berita, Ekonomi & Bisnis, Keuangan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – DBS Indonesia dan Manulife Indonesia resmi peluncuran tiga alternatif dana investasi terbaru. Hal ini sebagai komitmen dalam memenuhi kebutuhan keuangan nasabah yang semakin berkembang.

Ketiganya bergerak pada produk asuransi unit link MiTreasure Ultimate Protection [MITUP], MiTreasure Optimax Protection [MITOP], dan MiWealth Protection [MWP], yaitu Manulife Dana Pendapatan Tetap Jangka Pendek Dolar (MDPTJPD), Manulife Dana Ekuitas China Dolar (MDECD), dan Manulife Dana Ekuitas Teknologi Global Dolar (MDETGD).

Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Paulus Sutisna, mengatakan, alternatif investasi baru ini menempatkan dana investasi pada instrumen pendapatan tetap dan saham.

“Kami berupaya untuk senantiasa memenuhi kebutuhan nasabah sesuai dengan portfolio investasi mereka. Nasabah dan keluarga Indonesia memiliki kesempatan untuk merencanakan serta melakukan diversifikasi aset investasinya melalui ketiga pilihan dana investasi baru yang telah tersedia pada produk asuransi mitra kami, Manulife Indonesia,” jelas Paulus.

Sementara, Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia, Ryan Charland, mengaku ada kebutuhan yang kuat di antara masyarakat Indonesia akan perlindungan finansial, terutama untuk jangka panjang.

“Kami mendengarkan nasabah kami dengan seksama dan menanggapi kebutuhan itu. Bersama Bank DBS Indonesia, kami berinovasi dan menawarkan pilihan investasi baru bagi nasabah untuk memberikan ketenangan pikiran,” ucap Ryan.

“Dengan tiga pilihan investasi baru, nasabah dan keluarga Indonesia dapat menikmati kesempatan untuk memaksimalkan perencanaan keuangan mereka,” tambahnya.

Ia menjelaskan ketiga produk yang baru diluncurkan. Pertama, MDPTJPD yang menempatkan dana investasinya pada obligasi pemerintah Indonesia dengan tenor pendek dan memiliki strategi pengelolaan yang mengedepankan stabilitas serta menjaga tingkat volatilitas.

Kedua MDETGD dan Manulife Dana Ekuitas China Dolar MDECD mengalokasikan dana investasinya pada instrumen saham.

“MDETGD menawarkan potensi pertumbuhan dari saham-saham di sektor teknologi yang berkembang secara pesat dengan semakin luasnya pemanfaatan dan penerapan teknologi masa depan, seperti 5G, electric vehicle, artificial intelligence, cloud computing, dan internet of things,” paparnya.

Menurutnya, MDECD memberikan peluang bagi para nasabah untuk menikmati peluang dari laju transformasi ekonomi China, dengan berinvestasi di pasar modal China, di tengah ‘new economy’ China yang berpotensi diuntungkan dari tren digitalisasi, urbanisasi, peningkatan konsumsi, automasi, dan layanan kesehatan.

Diketahui sepanjang tahun 2020 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Oktober (ytd) mencatat pertumbuhan positif pada produk asuransi unit link. Bahkan tercatat pangsa pasar unitlink mencapai 64 persen hingga Oktober (ytd) 2020 dan pangsa pasar tersebut meningkat dari tahun 2019 sebesar 55 persen.

Seiring dengan perkembangan tersebut, terdapat pula peningkatan atensi masyarakat akan produk asuransi di tengah situasi pandemi.

Hal ini terungkap dalam hasil survei Manulife Asia Care terbaru yang dilakukan terhadap 519 responden asal Indonesia dan dirilis pada Februari, menunjukkan bahwa hampir tiga perempat (72 persen) responden di Indonesia ingin membeli polis baru dalam enam bulan ke depan—sedikit lebih tinggi dari rata-rata kawasan (71 persen).

Selain itu, sebanyak 88 persenresponden Indonesia menyatakan, sejak Covid-19 terjadi, perencanaan masa pensiun kini dianggap semakin penting. (****)