oleh

Parpol Mulai Rayu ASS

Editor :any Ramadhani , Penulis : Suryadi-HL, Politik

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) mulai menjadi rebutan. Status kepartaiannya yang belum jelas membuat sejumlah partai politik berlomba-lomba merayu orang nomor satu di Sulsel itu untuk bergabung.

Partai NasDem dan Gelora menjadi parpol terdepan. Keduanya bahkan telah terang-terangan mengajak ASS untuk bergabung. Ketua DPW Partai NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS) merayu Andi Sudirman Sulaiman bergabung di partai bentukan Surya Paloh pada Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) NasDem Sulsel, di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (29/3) lalu.

Ketika itu, RMS awalnya mengenang Sandeq Ballroom Hotel Claro adalah tempat bersejarah baginya. Lokasi tersebut dulunya sering dihadiri Syahrul Yasin Limpo dalam kegiatan NasDem Sulsel.

Belakangan Syahrul Yasin Limpo yang berstatus sebagai kader Golkar akhirnya memutuskan bergabung ke NasDem.

“Tempat ini bersejarah, Bapak Syahrul Yasin Limpo saat masih menjabat gubernur sering hadiri acara NasDem di sini. Akhirnya masuk NasDem,” kata Rusdi Masse.

“Siapa tahu Bapak Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga tertarik masuk Nasdem,” sambung RMS.
Di hadapan Sudirman Sulaiman, Rusdi Masse mengatakan NasDem adalah partai politik yang terbuka. Ia menegaskan Partai NasDem mengusung politik kemanusiaan dalam kerja-kerjanya.

Usai Partai NasDem, kini giliran Partai Gelora yang melirik ASS. Hal itu terungkap saat Andi Sudirman Sulaiman, menerima kunjungan dari Wakil Ketua DPN Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah.

Pertemuan yang dibalut dalam silaturahmi kebangsaan Partai Gelora Indonesia berlangsung di Rujab Wakil Gubernur Sulsel, Ahad (4/4/2021) lalu.

Rayuan Partai Gelora ditandai dengan menghadiakan ASS baju berlogo dan gambar Partai Gelora. Sebagai pengurus pusat DPP Gelora, Fahri Hamzah menjelaskan bahwa acara silaturahim kebangsaan ini seperti reuni bagi sebuah generasi.

“Tidak terasa sebagai generasi, kita telah melalui banyak hal yang sama. Pak Sudirman ini tekun dalam dunia korporasi, tapi begitu masuk politik langsung menang. Partai Gelora dan Pak Sudirman ini sedang berada dalam masa transisi yang penting, sama dengan transisi bangsa kita,” jelas Fahri Hamzah.

Bagi Mantan Wakil Ketua DPR RI ini, setelah 20 tahun reformasi rasa transisi Indonesia terasa sangat kuat sehingga memicu kegelisahaan kolektif anak bangsa, dan Partai Gelora hadir untuk terus menguji gagasan-gagasannya, apakah gagasan itu layak menjadi pikiran seluruh bangsa.

“Ini yang saya sebut sebagai periode 20 tahunan. Saya merasa seperti dejavu, kita bertemu tetapi ada satu rasa yang sama tentang masa depan bangsa kita, dan transisi ini harus kita hadapi dengan baik,” kata Fahri.

Menurut Fahri Hamzah, harus ada dialog yang kuat untuk melihat masa depan bangsa dengan lebih jelas. Indonesia harus memiliki generasi yang meyakini bahwa bangsa ini bisa lebih baik.

“Sebagaimana yang selalu digaungkan oleh Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, bahwa seharusnya Indonesia bisa menjadi kekuatan 5 besar dunia dalam seluruh bidang,” tuturnya.

Sementara itu, Andi Sudirman Sulaiman mengaku belum memikirkan untuk bergabung dengan parpol. “Sekarang masih fokus selesaikan tugas pemerintahan,” ucap ASS.

Menurutnya, dunia korporasi dan dunia birokrasi pemerintah sangat berbeda. Tapi yang paling penting adalah memilih alur dan pendekatan yang tepat dalam perpolitik. “Alhamdulillah kondisi sekarang menjadi lebih baik setelah menjalani proses belajar untuk memahami politik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ASS juga mengucapkan selamat datang kepada Fahri Hamzah beserta pengurus Partai Gelora Indonesia. Ia pun memaparkan beberapa program yang dilakukan Pemprov Sulsel.

Dalam pengambilan kebijakan, kata dia, bahwa tengah menerapkan dengan pendekatan dari bawah atau berdasarkan masukan dari rakyat dan kemudian disusun serta direalisasikan oleh pemerintah atau disebut Bottom-up. “Kita inginkan semua mekanisme melakukan dengan sistem bottom-up,” ujarnya.

Ia pun mengaku, bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan selalu siap bersinergi dalam berkolaborasi dengan tujuan untuk kemajuan dan kemaslahatan masyarakat banyak.

“Saat ini saya hanya berpikir untuk bekerja bagi masyarakat dan senantiasa berdoa lahirnya pemimpin-pemimpin yang lebih baik kedepan,” pungkasnya. (*)