oleh

HJB ke 691 Momen Perjumpaan Tiga Jenderal

Editor :admin 1 , Penulis : Enal-Bone-

BONE, RAKYATSULSEL.CO – Puncak Hari Jadi Bone (HJB) ke 691 bakal berlangsung pada tanggal 6 April 2021 sekaligus Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bone dan 7 April sebagai puncak acara yang ditandai dengan acara Mattompang. Sejumlah Tokoh Bone bakal berjumpa di Bumi Arung Palakka, termasuk tiga jenderal.

Ketua Panitia HJB ke 691 yang juga Sekda Kabupaten Bone, Andi Islamuddin mengatakan, untuk undangan HJB akan dihadiri oleh anggota DPR RI yang orang Bone, Anggota DPRD Provinsi Sulsel Dapil Bone, seluruh Forkopimda sulsel, Kepala Dinas (Kadis) Provinsi Sulsel yang orang Bone.

“Untuk bupati yang akan hadir seperti Soppeng, Wajo, Sinjai, dan Bupati yang ada Raja Bone dimakamka diwilayahnya seperti Bulukumba, Bantaeng, Gowa, dan Pinrang,” katanya.

Untuk lingkup Bone kata dia, seluruh Kepala Desa, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, Anggota DPRD Bone dan istrinya.

“Diperkirakan undangan kurang lebih 700. Soal pengamanan kita sudah koordinasi dengan Kapolres, dan sudah menggunakan metal detektor. Seluruh tamu undangan yang akan masuk melibatkan pengamanan unsur Brimob,” sebutnya.

Sekda Bone itu menambahkan, Kalau di halaman Rujab Bupati Bone itu normalnya sampai 2000 orang tamu undangan bisa, dan semua sudah diperhitungkan jaraknya, termasuk menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitiser. “Dipastikan seluruh prosesi HJB ke 691 tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat,” bebernya.

Dari informasi yang dihimpun Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam juga bakal menghadiri HJB ke 691, lalu Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol Erwin Zadma. Di Bone ada juga satu jenderal yakni Komandan Korem 141 Toddopuli, Brigjen Djashar Djamil. Secara tidak langsung ada tiga jenderal berjumpa nanti.

Sekadar diketahui untuk Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Erwin Zadma adalah orang Bone. Dia merupakan mantan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulsel kemudian, pernah juga menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Aceh.