oleh

Salah Tempatkan Posisi Pejabat, Bupati Wajo Diminta Copot Kepala BKPSDM

Editor :Lukman , Penulis : Abd Muis-Wajo

WAJO, RAKYATSULSEL.CO – Pemerhati Pemerintahan Kabupaten Wajo, Sudirman, mendesak Bupati Wajo untuk mencopot Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Sekda) Wajo, Muhammad Ilyas dan Kepala Bidang Mutasi dan Promosi ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Wajo, Reza Eka Pratama Nasrun, atas kinerjanya yang dinilai tidak becus menempatkan posisi pejabat saat pelantikan beberapa waktu lalu.

Sudirman berpendapat, kinerja dua orang bawahan dari Bupati yang bertanggungjawab dalam penempatan posisi pejabat saat pelantikan dinilai sangat buruk. Sejumlah petunjuk dan koordinasi yang disepakati bersama Bupati sebelum pelantikan tidak dijalankan.

Ketidak sesuaian penempatan posisi pejabat saat pelantikan berpotensi merusak sistem pada pemerintahan, sebab orang yang ditempatkan bukan pada kompetensinya. Selain itu akan berdampak pada sistem politik dari Bupati Wajo.

“Untuk apa mempertahankan anak buah yang sudah tidak sejalan dengan pimpinan. Copot saja, sebab akan merusaka sistem pemerintahan dan sistem Politik dari Bupati Wajo,” ujarnya kepada Wartawan, Sabtu (3/4/2021).

Saat ini, Kata Sudirman, citra Bupati Wajo ditengah ASN dan masyarakat secara tidak langsung telah diruntuhkan oleh kelakuan kedua anak buahnya. Sikap membangkan yang telah diperlihatkan Kabag Organisasi dan Kabid Mutasi sebagai bukti kedua orang tersebut sudah tidak sejalan dengan pimpinan.

Tidak hanya itu, Bupati Wajo harus mengusut siapa dalang yang manghasut kedua pejabat tersebut sehingga berani melakukan pembangkangan perintah pimpinan, Sudirman yakin saat ini konflik kepentingan bergejolak pada intern Pemintah Kabupaten Wajo.

“Dengan kejadian ini Bupati Wajo harus waspada, sebab tidak menutup kemungkinan kedua pejabat yang berani melawan perintah pimpinan telah dihasut untuk mengacaukan sistem pemerintahan. Bupati Wajo harus membersihkan benalu yang sudah terlihan, sebab jika dipelihara akan merusak,” tandasnya. (*)