oleh

Hj Ainun Jariah, Sang Pilar IWAPI Sulsel Periode 2021-2026

Editor :Ridwan Lallo-Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Hj Ainun Jariah, kini menjabat sebagai ketua DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulawesi Selatan.

Sebelum menjabat, wanita kelahiran Palopo 19 Agustus 1979 ini telah lama malang melintang di berbagai organisasi di Sulawesi Selatan.

Sukses menjadi pengusaha di bidang kuliner dan seorang ibu dari empat orang anak tak menjadikan Ainun berhenti berorganisasi.

Berbagai organisasi wanita di Sulawesi Selatan pernah ia rambah.  Sebut saja Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo),  Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Ketua Majelis Taklim  Nurul Badar,  Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Kemidian Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Pokja Buda PAUD Sulsel, Pengurus IWAPI dan saat ini diberikan kepercayaan menjadi Ketua FPD IWAPI Sulsel.

Tidak hanya di bidang organisasi, istri M Irman Fahmi Ismail ini juga sukses mengabdikan diri di dunia pendidikan. Perempuan yang hobi traveling ini terbukti berhasil meraih gelar Magister dan telah menjadi dosen tetap di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Bagi Hj Ainun, menjadi perempuan adalah berkah yang harus disyukuri sekaligus dimanfaatkan. Kini,  dengan amanah yang diberikan kepadanya sebagai Ketua IWAPI, Hj Ainun bertekad akan  membangun lebih banyak lagi wanita pengusaha di Sulsel.

Bertekad Bangun IWAPI  Jadi Wadah Bermanfaat

Bagi Hj Ainun,  IWAPI bukan sekedar wadah bagi pengusaha tetapi menjadi pelopor dalam mengembangkan skill wanita yang selama ini selalu dibandingkan dengan pria.

Lewat peran inilah,  Hj Ainun berharap IWAPI mampu menjadi penggerak ekonomi namun tidak melupakan kodratnya sebagai wanita dan sebagai istri.

“Allah memberi kita kemampuan  bisa mengerjakan semua dalam satu kali dayungan, saya berharap melalui IWAPI kita bisa menjadi wanita bermanfaat,” harapnya.

Lebih dari itu, Hj Ainun berharap IWAPI dapat mewadahi dan merangkul seluruh pengusaha wanita dari bawah.

Komitmen Bangun 10 Ribu Pengusaha Baru

Hj Ainun Jariah mengaku, membangun pengusaha wanita harus dilakukan dari bawah. Ini yang menjadi program kerja utama yang akan dicanangkan pemilik Rumah Makan Kanre Jawa ini setelah dilantik.

Menurut dia, perempuan memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian juga bagi Ainun tidak mesti berskala besar untuk menjadi pengusaha,  membangun dari bawah dan memulai adalah hal yang paling penting.

“Program jangka panjang saya setelah dilantik adalah mencetak 10 ribu pengusaha baru. Selama ini,  pengusaha baru berpikir hanya seputar bagaimana jualan habis terjual. Dengan saya sebagai Ketua IWAPI bersama para pengurus akan mewadahi, menfasilitasi, memberikan pelatihan dan pendidikan agar para pengusaha baru bisa layak menghadirkan produk yang layak jual dan memiliki izin,” terang Hj Ainun.

Lebih jauh, Hj Ainun juga akan merangkul para driver wanita yang sehari hari banting tulang sebagai pengemudi ojol. “Ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap kaum wanita apalagi dimasa pandemi seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Dengan jumlah pengusaha wanita yang makin hari makin berkembang, Hj Ainun berharap IWAPI mampu menjadi wadah yang bermanfaat.

Selain itu,  pihaknya juga akan melaunching IWAPI market yang di dalamnya dapat merangkul seluruh brand pengusaha wanita di Sulsel.

“Di IWAPI market, semua jenis usaha seperti fashion, kuliner, dan sebagainya akan kami rangkul,” sebutnya.

Seratus Lebih Pengurus DPD dan DPC IWAPI Dilantik

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulawesi Selatan resmi berganti.

Diketuai Hj Ainun Jariah, pelantikan dan pengukuhan seratus lebih pengurus periode 2021-2026 bakal digelar di Hotel Claro Makassar Senin (5/4).

Selain pelantikan DPD, dua Dewan Pengurus Cabang (DP) juga akan ikut dilantik.  “Kami akan ikut melantik DPC Maros dan DPC Selayar,  namun karena saat ini cuaca masij membuat was was,  maka pelantikan DPC Selayar ditunda untuk sementara. Setelah pelantikan ini,  kami akan mengagendakan untuk pelantikan DPC Selayar,” ujar Ainun saat ditemui di Rumah Makan Kanre Jawa Makassar, Minggu (4/4).

Ainun menjelaskan, kepengurusan dibawah naungannya menstabilkan antara pengurus senior dan pengurus milenial. “Di kepengurusan kali ini, kami menyeimbangkan antara pengurus senior dan pengurus milenial, ini agar pengurus senior bisa jadi supporting bagi kaum milenial. sedang untuk pengurus lama kami beri porsi 65 persen dan sudah ada beberapa pengurus DPC,” beber Ainun. (*)