oleh

Pemilik SPBU di Soppeng Bantah Pernyataan Kendaraan Masuk Berulang Kali

Editor :any Ramadhani , Penulis : Ilham-Soppeng-

SOPPENG, RAKYATSULSEL.CO – Salah satu warga Soppeng mengeluhkan penjualan Bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di SPBU Ballili dan Sumber jati di Jalan Poros Soppeng-Cabbeng yang berulang kali masuk di bantah pihak SPBU

Pihak SPBU Ballili Bahtiar saat dihubungi mengatakan, pihaknya tidak pernah melayani kendaraan yang telah memodifikasi tangki kendaraannya

“Tidak benar itu, jika ada kendaraan yang mengisi bahan bakar melebihi isi tangki yang sebenarnya,”katanya.

Dirinya juga membantah, jika kendaraan yang masuk ke SPBU masuk berulangkali untuk mengambil BBM, karena kita hanya melayani sekali setiap kendaraan setiap harinya

” Memang banyak kendaraan yang berjejeran di pinggir jalan, namun kami tidak dilayani pengambilan berulang kali,” jelasnya.

Pihak SPBU juga membantah adanya dugaan biaya kompa yang harus dibayarkan oleh pelanggan

” Tidak ada biaya pak, yang dibayarkan itu, sesuai dengan jumlah liter yang dibeli, tidak ada biaya tambahan,” katanya

“Semua kita layani, dan memang permintaan bahan premium di SPBU kami tinggi. Maka dari itu cepat habis dan tidak ada namanya biaya kompa,”sambungnya.

Dijelaskan dia, selama premium tersedia maupun BBM jenis lainnya, pihaknya tetap melayani dan tidak ada mengutamakan orang tertentu.

Sementara pihak SPBU Sumber Jati Hasan, membantah pernyataan Ketua Laskar Merah Putih Soppeng, Asis Matto, yang dimana menyebutkan bahwa banyak mobil atau motor masuk berulangkali untuk mengambil bahan bakar premium.

“Kami hanya mengisi kendaraan seperti biasa dan tidak ada menggunakan tangki besar atau modifikasi, Soal masuk berulang kali untuk mengambil bahan bakar premium itu tidak benar, karena pasti tidak dilayani,” cetusnya.

Sebelumnya diberitakan, Salah satu warga Soppeng mengeluhkan penjualan Bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di SPBU Ballili dan Sumber jati di Jalan Poros Soppeng-Cabbeng

SPBU tersebut tersebut mengutamakan kendaraan-kendaran yang mengambil premium untuk dijual kembali kepada penjual eceran yang banyak menjamur di pinggir jalan

“Banyak mobil masuk berulangkali untuk mengambil bahan bakar premium, dimana hasilnya dijual kepada penjual eceran yang ada di Soppeng,” ujar Ketua Laskar Merah Putih Soppeng, Asis Matto. (*)