oleh

Kejari Sita Puluhan Dokumen Pembangunan dan Pengadaan AMDK Takalar

Editor :Lukman-Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar yang dipimpin Kasipidsus, Suwarni Wahab, SH.,MH geledah Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang terletak di jalan Batong Aminollah nomor 4, Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Selasa (30/3).

Dimana diketahui Pidsus Kejari Takalar telah melakukan penyidikan terkait dugaan Korupsi di PDAM Takalar mengenai pembangunan dan pengadaan mesin Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan anggaran Rp 1,2 miliar dari sumber Anggaran APBD Takalar tahun 2018.

Kasipidsus Kejaksaan Negeri Takalar, Suwarni Wahab, SH.,MH
mengatakan pihaknya kurang lebih lima jam melakukan penggeledahan di Kantor PDAM Takalar.

“Ini kami lakukan berdasarkan dengan surat penggeledahan nomor 04/194.P.4.32./FD.1/03/201 dilakukan untuk kepentingan penyidikan dalam rangka mengungkap dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan dan pengadaan AMDK di PDAM Takalar,” ucap Suwarni Wahab.

“Alhasil dari penggeledahan tersebut, kami menyita 54 dokumen di Kantor PDAM Takalar. Dan saat ini kami belum menetapkan siapa tersangkanya. Tapi insyaalah dalam waktu dekat ini, kami akan menetapakan tersangkanya,” tegas Suwarni Wahab.

Diketahui saat ini sudah ada 15 orang yang telah diperiksa dengan status masih saksi. Namun tak menutup kemungkinan diantara 15 orang ini akan ada dijadikan sebagai tersangka.

Suwarni Wahab menambahkan bahwa kasus tindak pidana korupsi ini diawali dengan laporan LSM Jangkar sehingga kami melakukan tindak lanjut dengan penyelidikan kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan, tutup Suwarni. (*)