oleh

Ini Dia Senjata Canggih yang Gagalkan Serangan Udara di Pabrik Semen Tonas

Editor :Atho-Berita, Daerah, Pangkep-

PANGKEP, RAKYATSULSEL.CO – Simulasi penanganan objek vital pertahanan udara pasif, Sarang Gelegar 21, yang dilakukan Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) II, yang dipimpin Pangkosekhanudnas II, Marsekal pertama TNI Ian Fuady, berjalan lancar, Selasa (30/03).

Sukses simulasi yang digelar tidak hanya karena kesigapan anggota satgas kosekhanudnas II, namun kemampuan mengusir serangan musuh yang ditunjang alutsista canggih.

Salah satu alat utama sistem pertahanan yang dipamerkan Kosekhanudnas II dalam simulasi ini adalah senjata canggih penangkis serangan udara bernama Oerlikon Skyshield, senjata anti serangan udara, yang dibeli TNI AU.

Senjata ini termasuk senjata tanpa awak, yang semuanya di kendalikan oleh teknologi robot, alat ini tentu mampu mencari sasaran secara otomatis.

Dengan bantuan radar yang menangkap pergerakan udara mencurigakan, signal akan langsung diteruskan ke senjata berukuran kurang lebih 3 x 3 meter tersebut, yang kemudian menembakan peluru ke sasaran.

Berdasarkan penelusuran Wikipedia, sistem pertahanan udara jarak pendek Oerlikon Skyshield tersebut dikembangkan oleh perusahaan Swiss Oerlikon Contraves (sekarang menjadi anak perusahaan dari Rheinmetall dari Jerman).

Sistem senjata dari alat tersebut terdiri dari meriam revolver dengan tingkat tembak dari 1.000 putaran per menit, sistem pengendalian tembakan terdiri dari unit sensor dan pos komando terpisah.

Skyshield juga dapat menggunakan dua rudal modul 8-cell serta dirancang untuk perang anti-pesawat selain pertahanan terhadap rudal.(*)