oleh

Launching Penerimaan Maba 2021, UMI Makassar Siapkan Kuota Kelas Internasional

Editor :any Ramadhani , Penulis : Suryadi-Kampus

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi membuka pendaftaran untuk calon mahasiswa baru (Maba) tahun ajaran 2021/2022.

Pendaftaran baik secara ofline maupun online mulai tanggal 1 Maret hingga 9 Juli mendatang.

“Hari ini diresmikan launching penerimaan Maba 2021/2022. Mulai 1 Maret hingga 9 Juli mendatang,” jelas Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Basri Modding, saat usai Dzikir dan doa Launching penerimaan Maba di Menara UMI Lt 9, Jumat (5/3/2021) secara virtual.

Lebih lanjut Guru besar Fakultas Ekonomi ini menerangkan bahwa untuk kuota mahasiswa baru 2021, UMI tetap menerima 4.500 orang, sama seperti tahun lalu.

Sedangkan, untuk pembayaran SPP dan BPP kampus. Dia menegaskan tak ada kenaikkan, hal ini dikarenakan musim pandemi covid-19 juga atas petimbangan kemampuan masyarakat.

“Perencanaan kuota Maba seperti tahun lalu yakni, 4.500 orang. Sedangkan pembiayaan, UMI tidak naikan SPP atau BPP. Sudah 3 tahun tidak dinaikkan. Ini atas perkembangan di masyarakat,” terangnya.

Ada hal menarik untuk penerimaan Maba UMI 2021. Dimana selama ini hanya membuka kelas lokal dan nasional. Kini kampus julukan pembina ahlak ini, membuka kelas jarak jauh untuk kuota intenasional.

Kelas intenasional ini, UMI telah bekerjsama dengan dua kampus di Malaysia. UMI juga telah mempersiapkan diri serta kurikulum untuk menerapkan merdeka belajar dan kampus merdeka.

“Mulai tahun ini UMI buka kelas internasional. Kami juga rencana menerapkan kampus merdeka, dan merdeka belajar. Diutamakan angkatan 2019 dan 2020,” pungkasnya.

Sedangkan, WR I UMI Makassar, Dr. Ir. Hanafi Ashad menyampaikan, kelas internasional diteapkan di UMI, sudah bekerja sama dengan dua kampus di Malaysia. Bahkan proses sudah dilakukan MoU dan kini dijalankan.

Adapun dua mitra perguruan tinggi tersebut yakni, kerjasama University College of Yayasan Pahang dan University of Cyberjaya. Masing-masing berlokasi di Malaysia.

“Kelas internasional ini khusus di program Strata Satu (S1) yakni manejemen Ekonomi, Akuntasi, Ilmu Hukum dan Farmasi. Untuk kuota 4 prodi, kami ikuti aturan standar perguruan tinggi. Ada dua aspek berbeda, kurikulum intenasional. Bahas pengantar bahasa internasional,” jelasnya. (*)