oleh

Cagub Nebeng di NA Kandas, RAS Md Sebut Figur Ini Kuat Bertarung di Pilgub

Editor :any Ramadhani , Penulis : Suryadi-Politik

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Sebelum Gubenrur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah diciduk KPK, tak ada calon Gubernur yang melampaui elektabilitas.

Bahakan, kabar sejumlah Politisi ketua partai memberikan sinyal baik untuk bisa dekat dan akan berpasangan dengan mantan Bupati Bantaeng itu. Hanya saja, kini NA menjalani proses hukum. Maka dipastikan Pilgub 2024 tanpa NA. Dengan demikian bakal calon hendak menjadi “ban serep”, terpaksa kandas di persimpangan jalan.

Lantas bagaimana lembaga survei melihat figur dan peluang calon yang akan maju di Pilgub Sulsel. Direktur Parameter Publik Indonesia ( PPI), Ras MD berpandangan, konfigurasi politik Pilgub Sulsel mendatang pasca NA ditetapkan sebagai tersangkan oleh KPK berubah drastis. Pasalnya NA adalah petahana kuat di Pilgub mendatang.

“Ya, jika kita amati progres pembangunan Sulsel dibawah nahkoda NA cukup bagus, aneka pembangunan berjalan baik. Tentu hingga masa baktinya berakhir, kekuatan elektoralnya menghadapi Pilgub mendatang sangat kuat,” ujarnya, saat dutemui, Kamis (4/3/2021).

Lanjut dia, itulah sebabnya mengapa beberapa elit politik Sulsel terkesan ingin menjadi ban serep NA di periode keduanya.

Kata dia, sederhana saja kalkulasi politik mereka, berpasangan dengan NA di periode kedua, peluang terpilihnya sangat besar.

“Cukup jadi wakil yang baik selama 5 tahun, nextnya maju sebagai figur utama,” tuturnya.

Menurutnya, karena NA saat ini diterpa “tsunami” dan dipastikan tidak akan tampil dalam Pilgub mendatang, mau tidak mau konstelasi politik pilgub Sulsel mendatang drastis berubah.

“Elit tadi yang punya hajatan sebagai ban serep NA, mesti merubah perencanannya. Selain itu, aneka figur utama akan banyak bermunculan,” katanya.

Dia menjelaskana ada beberapa figur punya potensi elektoral tertinggi, pertama, ada Nurdin Halid yang punya pengalaman bertarung di Pilgub 2018. “Tentu peluang NH makin terbuka, pertama beliau punya Golkar, kedua punya pengalaman elektoral, ketiga secara finansial Ia miliki,” terangnya.

Kedua, lanjut dia, nama Ilham Arief Sirajuddin. Walaupun lama absen dalam kancah Perpolitikan Sulsel, sosok Ilham Arief Sirajuddin atau IAS patut diperhitungkan di Pilgub mendatang.

Sama dengan NH, IAS punya pengalaman elektoral kuat di Pilgub Sulsel. Bahkan secara teritori, seperti Gowa, Makassar, Bone dan Luwu menjadi lumbung suara IAS dan masih terpelihara hingga saat ini.

Ketiga, Andi Sudirman Sulaiman. Wakil Gubernur dan saat ini menjabat sebagai PLT Gubernur tentu peluangnya tampil sebagai figur utama di Pilgub mendatang terbuka lebar.

“Masa dua tahun lebih, cukup bagi Andi Sudirman Sulaiman membangun jejaring elektoralnya. Pandai-pandainya saja beliau mengakomodir aneka kelompok yang ada,” bebernya.

Keempat, Adnan Puchrita YL Bupati Gowa dua periode. Figur muda yang satu ini kansnya tampil dikancah politik Sulsel terbuka lebar. Beberapa varibael Ia penuhi.

“Tapi dalam pandangan saya, Adnan ideal tampil sebagai figur 02. Lihat saja nanti, akan banyak figur utama antri meminang Adnan sebagai 02 dan itu rasional,” pungkasnya. (*)