oleh

Tinjau Lokasi Twin Tower, DTRB Makassar Ancam Bongkar Bangunan Jika Tetap Dilanjutkan

Editor :any Ramadhani , Penulis : Suryadi-Megapolitan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menegaskan proyek bangunan Twin Tower di kawasan Center Poin of Indonesia (CPI) tidak dilanjutkan.

Apalagi belum ada izin. Bahkan, dalam waktu dekat pemerintah kota (Pemkot) Makassar bakal menegur kontraktor pembangunan proyek menara kembar di bawah tanggungan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) itu.

Tak menunggu waktu lama, pihak Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) kota Makassar langsung ke lokasi pembangunan gedung Twin Tower di kawasan CPI, Rabu (3/3/2021).

“Hari ini kegiatan kita melakukan kunjungan memastikan aktivitas di sini. Ada istruksi pimpinan sehingga kami jalankan. Setelah kemarin lisan soal pembangunan twint tower, belum memiliki izin,” jelas Karyadi selaku Kabid penertiban bangunan.

Dijelaskan, dalam isi surat teguran tertulis pihaknya merujuk pada UU nomor 8 tahun 2002 tentang bangunan gedung dan Peraturan daerah nomor 4 tahun 2015 tentang rencana tata ruang dan wilayah.

Selain itu, ada juga perwali nomor 60 tahun 2015 tanggql 6 Oktober tentang penyelenggaraan pelayanan perizinan terpadu satu pintu pada Pemkot Makassar.

“Dan hasil peninjauan Dinas Penataan ruang kota Makassar tabggal 2 Maret 2021. Pembangunan Twin Tower karena konstruksinya berada di lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berdasarkan Undang-undang dan peraturan daerah (Perda),” jelasnya.

Oleh sebab itu, pihak Pemkot melalui DTRB menegaskan akan menertibkan sesuai UU berlaku yakni pembongkaran jika pembangunan akan terus dilanjutkan.

“Dalam surat tertulis teguran, jika dalam waktu 2 hari sejak surat diterima pihak kontraktor.  Dan mengindahkan surat penyampaian makapihaknya akan melakukan tindakan dan langkah penertiban bangunan tersebut, tanpa ganti rugi,” tegasnya. (*)