oleh

Puncak Dies Natalis Unhas, Buku Aminuddin Ilmar Dibedah

Editor :Arif Saeni-Kampus

MAKAASAR, RAKYATSULSEL.CO—-Fakultas Hukum (FH) Universitas Hasanuddin menyelenggarakan diskusi dan bedah buku “Hukum Administrasi Pemerintahan” karya Prof. Dr. Aminuddin Ilmar, S.H., M.H., (Guru Besar Fakultas Hukum Unhas). Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan puncak Dies Natalis ke-69 FH berlangsung mulai pukul 10.00 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Rabu 3/3.

Seperti yang dilaporkan Kasubdit Humas dan Informasi Publik Direktorat Komunikasi Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman AMIPR dari Makassar, mengawali kegiatan tersebut, Dekan FH Unhas Prof. Dr. Farida Patittingi, SH., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas peran aktif para dosen FH yang tetap berkarya ditengah pandemi. Kehadiran buku ini semakin mempertajam wawasan dan keilmuan terkait penyelenggaraan administrasi pemerintahan.

“Buku ini menjadi penting sebagai referensi bacaan bukan hanya untuk kalangan mahasiswa. Tapi juga masyarakat dan kalangan pemerintahan sebagai bagian dalam menghadirkan good governance. Saya juga ingin menyampaikan selamat Dies Natalis untuk FH hari ini dan untuk puncak perayaan akan digelar pada 17 Maret mendatang,” jelas Prof Farida.

Dalam penjelasannya, Prof Aminuddin Ilmar menuturkan buku ini hadir sebagai hasil kajian terhadap UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan yang mana peraturan tersebut telah lama dipersiapkan kurang lebih 27 tahun lamanya.

Pengaturan administrasi pemerintahan memegang peranan penting sebagai bagian dalam menghasilkan tata kelola baik dan berdampak pada penyelenggaraan pemerintah yang baik pula.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, S.H., M.H., selaku pembedah menuturkan buku tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu landasan kepala daerah dalam mengambil kebijakan dalam roda pemerintahan.

Adnan fokus mengkaji terkait diskresi pemerintahan yang menjadi salah satu materi pembahasan buku tersebut. Menurutnya, administrasi pemerintahan sangat penting, karena tidak sedikit terjadi penyalahgunaan jabatan karena kesalahan administrasi.

Olehnya itu, diperlukan pemahaman mendalam akan hal tersebut agar tercipta penyelenggaraan good governance dengan melibatkan pentahelix.

“Buku ini sangat bagus dan konsisten memberikan gambaran bagaimana penyelenggaraan administrasi pemerintahan sesuai UU. Juga dapat dijadikan bahan rujukan karena tidak semua memahami secara baik tentang administrasi pemerintah,” jelas Adnan.

Prof. Amir Imbaruddin, M.D.A., Ph.D., Direktur Politeknik STIA LAN Makassar yang juga sebagai pembedah turut memberikan apresiasi terhadap buku tersebut. Beliau menyarankan agar edisi selanjutnya bisa lebih banyak menghadirkan contoh nyata dalam masyarakat agar isi buku lebih mudah dipahami oleh pembaca.

Setelah menyampaikan tanggapan terkait isi buku, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan yang dipandu oleh Fajlurrahman Jurdi, S.H., M.H (Dosen FH Unhas) sebagai moderator diikuti kurang lebih 400 peserta dan berlangsung lancar hingga pukul 12.00 Wita.(***)