oleh

Kanim Gelar Eazy Pasport di Pinrang, Dekatkan Imigrasi Ke Masyarakat 

Editor :any Ramadhani-Pinrang

PINRANG, RAKYATSULSEL.CO – Program pembuatan paspor “Eazy Paspor” Kantor Imigrasi (Kanim ) Kelas II Parepare bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang mendapat respon positif dari masyarakat.

Hal ini merupakan komitmen Kanwil Sulsel mendekatkan imigrasi ke masyarakat. Demikian diungkapkan Kepala Divisi Keimigrasian Sulsel Dodi Karnida saat meninjau Pelaksanaan Kegiatan Eazy Paspor di Pinrang bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Pinrang H. Irfan Daming.

Kerjasama Kantor Imigrasi Parepare dan Kakankemenag Pinrang dalam memberikan kemudahan warga Pinrang dalam pembuatan Pasport berlangsung di Kantor Kementrian Agama Pinrang jalan bintang, Rabu (3/3/2021).

Lebih lanjut Dodi Karnida menuturkan, pihaknya terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang nyaman kepada masyarakat terutama di tengah pandemi saat ini.

“Untuk itu kami meminta dukungan dari Kantor Kemenag Pinrang agar pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan tentunya kami berharap dapat berkelanjutan,” harap Dodi.

“Pelayanan Eazy Paspor akan terus kami tingkatkan terutama di tengah Pandemi Covid-19. Eazy paspor ini telah dilakukan di beberapa daerah di Sulsel yakni Makassar, Jeneponto, Pinrang, Bantaeng, dan Sengkang. Untuk Pinrang sendiri telah dilakukan sebanyak dua kali yang antusias pemohonnya cukup tinggi,” Lanjut Dodi.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang H. Irfan Daming. Menurutnya, hal ini adalah kegiatan yang positif terhadap masyarakat Pinrang.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan sehingga pelayanan prima dari Kantor Imigrasi Parepare dapat memberikan kemudahan dan efektivitas dari segi materi dan waktu kepada masyarakat Pinrang,” Kata H. Irfan.

Kasubsi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Parepare Muh Ikbal Bangsawan mengatakan Eazy paspor ini diikuti sebanyak 30 Pemohon dengan rincian laki-laki sebanyak 19 orang dan perempuan 11 orang. Profesinya masing-masing calon jemaah haji, umrah dan ada juga pelaut. (*)