oleh

Buka Uji Sertifikasi Konstruksi, MYL Minta Rekanan Jangan Main Main.

Editor :Atho-Berita, Pangkep-

PANGKEP, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) tekankan kualitas dan mutu konstruksi, disamping profesionalisme tenaga kerja. Hal tersebut ditekankan MYL saat membuka kegiatan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi di Tribun Citra Mas Pangkep, Selasa (02/03).

“Jangan main main, ini merupakan komitmen bersama, pelaksanaan pembangunan harus berkualitas, baik dari segi mutu produk konstruksi, maupuan dari segi profesionalisme tenaga kerja di bidang jasa konstruksi, terlebih di Pangkep,” ujar Bupati yang akrab disapa Aso tersebut.

Yusran menmabahkan, jika uji sertifikasi ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam kelanjutan rangkaian kegiatan konstruksi Indonesia yang telah dicanangkan oleh Kementrian PUPR di tahun 2012.

“Ini juga dalam rangka mempercepat pelaksanaan gerakan nasional pelatihan konstruksi (GNPK) yang menargetkan 3 juta tukang bersertifikasi,” katanya.

Pelatihan jasa konstruksi ini merupakan kegiatan Dinas Penataan Ruang Kabupaten Pangkep bersama Balai Jasa Kontruksi V Makassar, yang diikuti 50 peserta yang terdiri dari tenaga Konsultan, mandor, tukang dan operator.

Kepala Dinas Penataan Ruang, Sunandar mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian kewajiban dari pemerintah untuk memfasilitasi para tenaga kontruksi memiliki sertifikasi guna menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Pada kegiatan ini, kami bekerjasama dengan Balai Jasa Kontruksi. Semua peserta adalah tenaga kontruksi di Pangkep. Pengujinya dari balai. Begitupun sertifikat yang terbit nanti dari balai,” singkat Sunandar.(*)