oleh

Di Hadapan Pimpinan PD dan Camat, Bupati Indah: Kalau Tidak Bisa Menyesuaikan, Ya Mohon Maaf

Editor :Lukman-Luwu Utara

MASAMBA, RAKYATSULSEL.CO – Didampingi Wakil Bupati Luwu Utara Suaib Mansur, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani memimpin Rapat Koordinasi yang menghadirkan Sekda, para Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat, di Aula La Galigo, Senin (1/3/2021).

Pada giat yang menjadi rapat perdana di kepemimpinan Indah-Suaib pasca dilantik 26 Februari 2021, Indah meminta seluruh jajaran agar fokus pada program yang betul-betul menjadi prioritas.

“Jangan terjebak dengan kegiatan rutin, jangan manja dan lamban, saya minta semua fokus pada program yang betul-betul menjadi prioritas. Saya ingin semua berlari kencang, karena dari awal saya sudah sampaikan tetap ingin berlari kencang, jadi yang tidak bisa melakukan penyesuaian, ya mohon maaf,” tegas Indah saat menyampaikan arahan.

Selain itu, Indah juga meminta agar memperkuat koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi.

“Kalau ada kendala, segera koordinasikan, jangan jalan sendiri dan mementingkan ego. Karena kita sudah banyak belajar, jika terkendala aturan, maka segera minta pertimbangan hukum. Asisten harus bekerja keras membantu pak sekda. Sebab saya sudah ingatkan kepada semua, kita butuh percepatan. Kalau terlambat, pasti di cut karena kondisi tidak normal di tengah pandemi ini. Bukan persoalan pemotongannya, sebab masyarakat tidak mau tahu hal itu, tapi kebermanfaatan program bagi masyarakat,” terang Indah.

Pada kesempatan itu, bupati perempuan pertama di Sulsel ini juga menyampaikan sejumlah program prioritas.

“Pemulihan atau recovery kota Masamba dan beberapa wilayah terdampak pascabencana banjir bandang menjadi prioritas yang akan terus digenjot secara simulta, dengan membangun sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam mengakselerasi penanganan pascabencana. Prioritas lainnya, percepatan penanganan Covid-19 yang sampai saat ini menjadi fokus pemerintah pusat dan daerah, utamanya dalam menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang saat ini tengah memasuki tahap kedua,” jelasnya.

“Selanjutnya adalah pemulihan aktivitas masyarakat di ruang publik di tengah adaptasi kebiasaan baru dengan memanfaatkan karya anak bangsa berupa pemanfaatan alat deteksi Covid-19, yaitu GeNoSe, di ruang-ruang publik. Dengan pemutusan mata rantai covid-19, tentu kita berharap terjadi percepatan peningkatan ekonomi. Jadi, saya minta sekali lagi untuk melakukan akselerasi di awal pemerintahan kami,” tegas Indah.

Senada, Wakil Bupati Suaib Mansur menegaskan untuk tidak menunda-nunda pekerjaan. “Jika bisa dilakukan dan diselesaikan hari ini, selesaikan. Tidak apa-apa jika kita harus lembur, jangan menunggu besok. Dan, selain program prioritas yang disampaikan ibu bupati tadi, tentu kita juga ingin agar penyusunan RPJMD segera dilakukan,” tutup Suaib. (*)