oleh

Ilham Azikin Diundang Khusus Jadi Pemateri Intermediate Training HMI Cabang Gowa Raya

Editor :Muhammad Alief , Penulis : Jejeth-Bantaeng, Daerah, Edukasi, Gowa

GOWA, RAKYATSULSEL.CO – Di tengah kesibukannya, Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin mendapat undangan khusus dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Gowa Raya, di Kabupaten Gowa, Kamis (25/2). . Dia diundang khusus sebagai narasumber Intermediate Training atau Latihan Kepemimpinan (LK) II tingkat nasional.

Dalam kesempatan itu, Ilham Syah Azikin memaparkan pentingnya berproses dalam organisasi. Menurut dia, di zaman terknologi informasi ini, berproses dalam organisasi menjadi sebuah tantangan tersendiri. Apalagi, ruang-ruang pengetahuan sudah mudah diakses dalam genggaman informasi.

“Dulu waktu belum ada gadget, kita semua ramai-ramai berproses dalam ruang organisasi. Dari pada pulang ke rumah lebih baik berada di sekretariat OKP, karena kebutuhan saat itu adalah interaksi dan OKP, hari ini tidak, biar tidak ber-HMI atau KNPI, kita bisa mendapatkan nformasi dengan cepat,” kata dia.

Ilham Syah Azikin mengatakan, ruang proses ini tetap menjadi kebutuhan. Berorganisasi adalah kebutuhan proses untuk membentuk karakter pemimpin. Menurut mantan ketua KNPI Sulsel ini, karakter pemimpin yang ideal zaman sekarang adalah mereka senantiasa berinteraksi secara ideologis.

“Sebaik – baiknya pemimpin maka dia adalah kader yang melewati sebuah proses yang banyak menemukan dan menempati ruang dialogis seperti ini. Karena itu, ruang seperti ini menjadi sebuah kekuatan dibanding yang lain,” jelas dia.

Dia menambahkan, ruang-ruang seperti ini adalah jawaban untuk membangun karakter pemimpin masa depan. Menurut dia, hal ini menjadi tantangan untuk setiap orang untuk melalui proses yang ideologis.

“Ini adalah tantangan kita semua, anak-anak muda yang cenderung individualistik. Apalagi, kadang juga senior yang malas menciptakan ruang interaksi dengan kadernya, kadang ada senior yang biar ditelepon juga susah. Padahal ini adalah ruang interaksi,” jelas dia.

Dalam kesempatan itu, Ilham Syah Azikin juga membuka ruang sesi tanya jawab. Para perserta dengan antusias bertanya kepada alumni Lemhanas ini. (*)