oleh

Konsumsi Rumah Tangga dan Pemerintahan Harus Didorong

Editor :any Ramadhani-Ekonomi & Bisnis

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Rendahnya Konsumsi Rumah Tangga dan Konsumsi Pemerintah akibat Covid-19 menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di tahun 2021.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Budi Hanoto. Menurutnya, meski masih terkontraksi perekonomian saat ini mulai membaik, namun konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintahan masih harus didorong.

Ia menjelaskan, data dari BPS tercatat, pengeluaran konsumsi lembaga non profit atau belanja rumah tangga masih terkontraksi minus 4,69 persen, sedangkan komponen pengeluaran konsumsi pemerintah juga mengalami penurunan diangka 5,89 persen.

“Penurunan konsumsi rumah tangga maupun konsumsi pemerintah dipengaruhi rendahnya mobilitas masyarakat, di samping itu sektor perdagangan juga masih kurang akibat pandemi,” ujar Budi Hanoto dalam Taklimat Media yang digelar BI di Hotel The Rinra Makassar Selasa (8/2).

Olehnya, kata Budi, hal tersebut harus disikapi, baik untuk kalangan menengah ke bawah maupun untuk kalangan menengah ke atas.

“Pemerintah harus meningkatkan daya beli sehingga konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah meningkat, maka Bantuan Langsung Tunai (BLT) harus diperluas bagi kalangan menengah ke bawah. Sedangkan untuk masyarakat menengah ke atas harus didorong untuk melakukan transaksi. Caranya persoalan pandemi harus diselesaikan melalui vaksin agar masyarakat dikalangan ini tidak paranoid untuk berbelanja,” jelasnya. (*)