oleh

Grand Final Duta Mahasiswa Kampus Islami Diikuti Peserta Penuh Percaya Diri

Editor : any Ramadhani, Penulis : Suryadi-Kampus-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Tahapan seleksi duta mahasiswa kampus Islami Universitas Muslim Indonesia (UMI) memasuki tahapan grand final setelah sebelumnya sejumlah proses terlewati.

Tahapan grand final bertajuk “Pencapaian Terbaik dengan Adaptasi dan Inovasi”diikuti 16 peserta dari utusan Fakultas lingkup UMI ini berlangsung secara virtual lewat aplikasi zoom, Rabu (27/1/2021).

Rektor UMI, Prof. Dr. H Basri Modding, S.E, M.Si, mengharapkan kepada peserta menjadikan pemilihan duta mahasiswa kampus Islami UMI ini sebagai sarana untuk mengembangkan karakteristik dan kualitas diri.

“Serta memotivasi diri untuk terus berinovasi dan meningkatkan kreatifitas yang dapat memajukan institusi,” harapnya.

“Jika semua syarat dan indikator yang ditetapkan panitia, anak-anakku mampu melewati, saya pikir ini luar biasa,” sambung Prof Basri.

Menurutnya, peserta bisa membuat karya tulis, Public speaking, Penampilan, Wawasan keumian, Kesilaman dan penegetahuan umum. Kemudian memiliki bakat dan keterampilan seperti Pengusaan bahasa asing.

“Untuk itu, Saya mengharapkan kepada mahasiswa yang nantinya terpilih, dapat melakukan aksi nyata dalam memberikan contoh keteladanan yang patut ditiru oleh seluruh mahasiswa UMI,” ujar Prof Basri.

Mantan Direktur Program Pascasarjana UMI ini menyebutkan bahwa jika telah ditetapkan menjadi duta mahasiswa kampus Islami, akan dibutuhkan untuk sejumlah program dan kegiatan penting di UMI.

Misalnya di pagelaran Internasional Konferens serta membantu mewujudkan citra UMI sebagai lembaga Pendidikan dan dakwah yang memiliki visi melahirkan lulusan yang berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlakul karimah dan berdaya saing tinggi

“Anak-anakku mewakili fakultas masing-masing sebagai mahasiswa dan mahasiswi yang terpilih sebagai duta mahasiswa, kalian merupakan individu-individu terbaik di UMI dengan kemampuan dan karakter yang patut diteladani, menjadi ikon mahasiswa UMI dimanapun Ananda berada,” tambah Prof. Basri yang juga alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini. (*)