oleh

Diyakini Aman, Bupati dan 1376 Warga Bantaeng Akan Divaksin Februari

Editor : Muhammad Alief, Penulis : Jejeth-Bantaeng, Daerah, Info Kesehatan-

BANTAENG, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin dijadwalkan akan menjadi orang pertama menerima vaksin Covid-19 di Bantaeng.

 

Jika memenuhi persyaratan, Ilham Syah Azikin akan divaksin bersama dengan pimpinan lainnya. Diantaranya, Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin, Dandim 1410 Bantaeng, Tambohule Wulaa, Kapolres Bantaeng, Rachmat Sumekar, Kajari Bantaeng, Dedyng Wibiyanto Atabay, dan Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng, Ujang Irfan Hadiana.

 

Selanjutnya, Ketua Pengadialn Agama, Muhammad Ali, Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah, Sekda Bantaeng, Abdul Wahab, Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan, Direktur RS Bantaeng, dr Sultan, Direktur PDAM Bantaeng, Muh Nur Fajri, Wakil Ketua NU Bantaeng, Sopyan, Wakil Ketua Muhammadiyah Bantaeng, Saripudin, Ketua IDI Bantaeng, Makmun, Ketua IBI Bantaeng, Marwanty, Ketua Persami Bantaeng, Iwan Setiawan, dan Ketua PPNI Bantaeng, Syamsul Kamar.

 

Diketahui, Vaksin CoronaVac Covid-19 telah tiba di gedung farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng sebanyak 2840 Dosis, Rabu (27/1) kemarin

 

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, vaksinasi perdana bakal digelar pada 1 Februari 2021 di lantai delapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu Bantaeng.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, akan hadir Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, Wakil Bupati, Sahabuddin dan beberapa unsur Forkopimda.

 

“Sesuai jadwal yang ditetapkan kita akan mulai prosesnya itu tanggal 1 Februari nanti kita akan kick off menghadirkan bapak Bupati Bantaeng, Wakil Bupati, ada beberapa unsur forkopimda,” kata dr Andi Ihsan, Kamis (28/1).

 

Dia mengatakan, untuk awal vaksinasi nanti bakal dilakukan kepada 10 orang yang telah dipersiapkan sesuai petunjuk Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi-selatan.

 

Setelah itu bakal dilakukan kepada tenaga kesehatan (Nakes) di 13 Puskesmas dan RSUD Bantaeng.

 

Termasuk pegawai Dinas Kesehatan dan sejumlah tenaga klinik kesehatan swasta di Bantaeng.

 

Untuk tahap awal ini, Dinkes telah mendata sebanyak 1376 orang yang bakal divaksin.

 

“Pelaksananya di rumah sakit Anwar Makkatutu lantai 8, setelah itu teman-teman di Puskesmas, di Rumah sakit, termasuk dinas kesehatan juga dan juga beberapa klinik swasta itu juga sudah mulai proses. Jumlah total yang bakal divaksin 1376 orang,” ujarnya.

 

Dalam pelaksanaan vaksinasi Dinas Kesehatan menargetkan bakal berlangsung selama satu pekan.

 

“Kita target mudah-mudahan selama satu minggu semua yang telah kita data lolos dalam proses skrining itu kita selesaikan selama satu minggu,” tuturnya.

 

Nantinya, 1376 orang yang telah telah terdata bakal mendapatkan pemberitahuan melalui pesan di handphone masing-masing untuk mendatangi lokasi vaksinasi.

 

Setelah tiba, bakal melalui 4 tahapan. Yakni, pendaftaran, skrining, suntik vaksin dan penyuluhan sekaligus observasi selama 30 menit.

 

“Akan ada 4 tahap mulai dari proses pendaftaran selanjutnya dilakukan skrining oleh dokter kalau bebas skrining dilakukan penyuntikan vaksin di meja ketiga selanjutnya meja ke empat dilakukan penyuluhan sekaligus observasi selama 30 menit,” ucapnya.

 

Dia menambahkan, terkait dengan vaksin Covid-19 banyaknya informasi tidak benar alias hoaks yang berterbangan di masyarakat.

 

Olehnya itu, dr Andi Ihsan mengimbau agar tidak menerima informasi yang tidak jelas dan tidak mempercayai pemberitaan negatif terkait vaksin.

 

“Percayalah pemerintah tidak mungkin mencelakai kita. Urusan halal haram itu sudah ada MUI, urusan keamanan vaksin sudah ada BPOM jadi kita percayakan kepada pemerintah,” tutup dia. (*)