oleh

DPRD Pangkep Bakal Adopsi Inovasi Dinas Pendidikan Takalar

Editor : any Ramadhani, Penulis : Supahrin-Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD)

Pangkaje’ne dan Kepulauan (Pangkep) dari komisi 1 melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar.

Diterima langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan, Drs Irwan didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar, Rahmadi,  diruang Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (25/01).

Kunker ini dipimpin oleh Ketua Komisi 1 DPRD Pangkep, H. Nurdin Mappiara, dengan tujuan untuk mendapatkan informasi dan sharing pendapat terkait
Proses Pembelajaran Daring/Luring.

”Kami memilih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar sebagai lokasi kunker karena kami menilai Takalar berhasil melaksanakan proses belajar mengajar melalui sistem daring/Luring,” Kata Ketua Komisi 1 DPRD Pangkep, H. Nurdin Mappiara, Senin (25/1).

H. Nurdin Mappiara menambahkan, hasil dari Kunjungan kerja ini, kami akan adopsi. Sebab, menurut saya ini salah satu inovasi cemerlang yang akan dilakukan di Kabupaten Takalar dengan sistim pembelajaran via udara.

“Hari ini kami 10 orang dari anggota DPRD Pangkep dan dua orang staf melakukan Kunker di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar dan alhamdulillah ada hasil yang kami bawa pulang,”

Setelah kami sampai di Pangkep, pasti kami akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan untuk mengadopsi sistem pembelajaran daring atau luar jaringan (luring) yang akan dilakukan di Kabupaten Takalar.

“Kami ucapkan banyak terima kasih Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar yang telah menerima kami dan menyampaikan inovasinya,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Drs. Irwan, “Setelah pihaknya menerima kunjungan Kerja DPRD Pangkep dan melakukan shearing pendapat tentang pembelajaran daring, akhirnya DPRD Pangkep tertarik metode pembelajaran via udara, yang insyaallah dalam waktu dekat ini kami akan terapkan di Takalar,”

Paling lambat diawal bulan februari kami akan melakukan sistem pembelajaran via udara. Jadi kami akan bekerjasama dengan radio Lipang Bajeng yang merupakan radio milik pemerintah Kabupaten Takalar.

“Teknisnya kami sudah susun, dan telah menyampaikan di semua Sekolah untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Nantinya, ada memang guru guru tertentu yang memberikan materi pembelajaran via radio Lipang Bajeng. Dan jadwalnya siswa SD di pagi hari dan siswa SMP disiang hari,” jelas Drs. Irwan sambil tersenyum. (*)