oleh

Tak Transparan, Anggaran Diklat 3 in 1 Pembuatan Aneka Olahan Ikan di Takalar Disoal

Editor : Lukman, Penulis : Supahrin-Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pengawas Lintas Organisasi Pemerhati Rakyat (Pelopor) Takalar, Syamsuddin menduga Diklat 3 in 1 pembuatan aneka olahan ikan angkatan 1 tahun 2021 yang dilaksanakan di Gedung PKK Takalar diduga tidak transparan anggarannya dan tak jelas siapa panitia pelaksana.

Menurut Syamsuddin, ini sangat jelas pihak pelaksana telah melanggar Undang Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan informasi Publik (KIP), sehingga kuat dugaan pelatihan itu penuh dengan keganjalan.

Sebab, Kabid Perindustrian Dinas Koperasi UMKM Perindag dan ESDM Takalar, Zainal tidak mengetahui berapa besar anggaran pelatihan tersebut. “Masa seorang Kabid Perindustrian tak mengetahui berapa anggaran kegiatan itu. Sementara dia selalu hadir untuk memantau pelatihan tersebut,” kesal Syamsuddin, Kamis (21/01).

Selain itu, Syamsuddin juga menilai bahwa pelatihan itu penuh keganjalan mengenai penganggarannya. “Masa di bulan Januari dilakukan pelatihan. Pertanyaannya, anggaran apa yang dia gunakan?. Pastinya kami akan terus mendalami pelatihan tersebut karena kami anggap ada keganjalan didalamnya,” tegas Syamsuddin.

Kabid Perindustrian Dinas Koperasi UMKM Perindag dan ESDM Takalar, Zainal membenarkan bahwa memang ada pelatihan pembuatan aneka olahan ikan untuk masyarakat Takalar yang dilaksankan sejak hari Senin sampai Sabtu depan.

Tetapi menurut Zainal, pelatihan itu bukan pihaknya yang melaksanakan akan tetapi dilaksankan oleh Kementrian Perindustrian melalui Balai Diklat Industri di Makassar. “Kami tidak mengetahui berapa besar anggarannya karena kami di Dinas hanya membantu menyiapkan tempat dan peserta,” ucap Zainal, Kamis (21/01).

“Panitianya dari Balai Diklat Makassar. Kami tidak masuk di Kepanitian pelaksana kegiatan, namun kami komitmen dengan Balai Diklat, insyaallah kami membantu pelaksanaanya sampai sukses,” sambungnya.

Sekadar diketahui, waktu pembukaan sempat dihadiri oleh Kepala Balai Diklat Industri Makassar dan dihadiri peserta sebanyak 75 orang. “Insyaalah pelatihan ini dilaksanakan sampai hari Sabtu depan,” tambahnya. (*)