oleh

Tim Medis FK-UMI Bersama AMDA Indonesia & AMSA-UMI Untuk Bencana Gempa Mamuju

Editor : admin 1-Kampus-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Musibah gempa bencana yang mengguncang Mamuju, Majene dan sekitarnya mengundang simpati seluruh masyarakat tak terkecuali institusi Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia bersama The Association of Medical Doctor of Asia (AMDA) Indonesia untuk kemudian menurunkan tim relawan guna membantu masyarakat yang terdampak gempak Mamuju, Majene dan sekitarnya. Sabtu (16/1/21) di Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia Prof dr H. Syarifuddin Wahid Ph.D Sp.PA(K) Sp.F DFM selaku Dekan Fakultas Kedokteran-UMI bersama Presiden AMDA-Indonesia, Prof. dr. H. Andi Husni Tanra Ph.D Sp.An KIC-KMN melepas tim medis serta tim relawan dari Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia bersama AMDA-Indonesia.

Tim ini dikoordinir langsung oleh Ketua Unit Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (UP3M) FK-UMI dr Armanto Makmun M.Kes bersama AMDA-Indonesia, Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Kedokeran Universitas Muslim Indonesia (KBMFK-UMI) yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Tim Bantuan Medis (TBM) 110 FK-UMI, dan Dewan Mahasiswa Profesi (DMP) FK-UMI dan ikut bersama tim ini Asian Medical Student’s Association (AMSA-UMI).

Tim ini terdiri 15 orang diantaranya 4 dokter dan 11 mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa, TBM-110, DMP dan AMSA-UMI yang telah dilengkapi dengan APD standard dan melalui proses screening berupa Rapid Antigen.

Kegiatan pelepasan tim relawan dilaksanakan pada pagi hari ini (16/1/2021) dan kemudian menuju lokasi melalu jalur yang aman setelah proses koordinasi bersama tim yang ada di Mamuju. Kegiatan Tim Relawan akan berlangsung selama 1 minggu, dan tim ini merupakan tim pertama dan sekaligus melakukan evaluasi terkait kebutuhan dan masalah yang terjadi di Mamuju yang kemudian akan menjadi masukan sekaligus persiapan untuk tim selanjutnya yang akan dilepas pada minggu depan.

Selain tim medis yang terdiri dari dokter dan mahasiswa kedokteran, tim juga membawa bantuan yang diperuntukkan untuk warga Mamuju, Majene dan sekitarnya yang terdampak gempa berupa makanan, obat-obatan, pakaian serta APD. Tim ini akan membentuk posko kesehatan bersama tim yang telah terbentuk dilokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh warga yang terdampak bencana gempa ini.

Dalam arahannya, Presiden AMDA-Indonesia Prof. dr. H. Andi Husni Tanra Ph.D Sp.An KIC-KMN memberikan semangat kepada para tim relawan yang akan berangkat ke lokasi bencana bahwa kegiatan kemanusiaan ini merupakan panggilan hati dengan rasa ikhlas yang akan mendapatkan balasan yang luar biasa oleh Allah SWT. Dan tetap menjaga kesehatan mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19.

Hal yang sama disampaikan oleh Dekan FK-UMI Prof. dr. H. Syarifuddin Wahid Ph.D Sp.PA(K) Sp.F DFM bahwa “membangun humanisme, rasa kemanusiaan, panggilan jiwa untuk mengabdi adalah hal yang penting untuk kita sebagai dokter yang merupakan tanggung jawab yang melekat dan diharapkan menjadikan musibah ini sebagai hikmah untuk kita semua,” ujarnya. (*)